Banyak ASN Ngopi dan Main HP Saat Apel Kesaktian Pancasila, Sekda Banten: Kepala OPD Harus Bertanggungjawab
SERANG – Aksi tak disiplin sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) saat apel Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemprov Banten berbuntut panjang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Deden Apriandhi Hartawan, meradang.
Ia mendapati masih banyak pegawai yang hanya formalitas absen, tapi tidak mengikuti apel dengan khidmat.
Dalam video yang beredar, ada yang asyik duduk-duduk, ngopi, bahkan main handphone saat upacara berlangsung pada Kamis (1/10/2026) kemarin.
Sebagai Panglima ASN, Deden pun memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk melakukan pembinaan total terhadap anak buahnya.
“Saya mendukung penuh apa yang dilakukan BKD dan tim Satgas Disiplin yang telah menertibkan pegawai bandel. Ini untuk meningkatkan disiplin sesuai arahan Pak Gubernur,” tegas Deden, Jumat (2/10/2026).
Tak hanya teguran lisan, Deden memastikan akan ada sanksi administratif.
Ia telah memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk segera melayangkan surat teguran resmi kepada OPD yang pegawainya kedapatan indispliner.
“Nanti akan diberikan surat teguran. Tanggung jawab ASN itu bukan cuma sekedar absen,” tandasnya.
Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana, mengaku siap menjalankan perintah Sekda. Surat teguran akan segera dikirim ke masing-masing OPD.
“Kami akan sampaikan secepatnya,” ujar Ai.
Ai juga menyoroti perilaku memalukan para ASN yang kedapatan ngopi dan main gawai saat apel sakral tersebut.
Ia meminta Kepala OPD tidak lepas tangan.
“Ke depan, kepala OPD harus cek dulu barisan pasukannya. Pastikan semua tertib dan rapi. Baru Kepala OPD menempati tempat yang disediakan. Jangan sampai ada yang duduk, ngopi, dan main HP lagi. Kecuali yang sakit dan ibu hamil,” tegasnya.
Ia mengancam, jika kejadian serupa masih terulang, sanksi yang lebih berat akan dijatuhkan kepada pegawai yang bandel. (*/Ajo)


