Cegah Rabies, Ribuan Hewan Peliharaan di Banten Divaksin

SERANG – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten melakukan vaksinasi rabies kepada ribuan hewan penularan rabies (HRP).
Hal ini dilakukan sebagai langkah waspada sekaligus pencegahan penularan virus rabies yang berasal dari gigitan hewan peliharaan.
Berdasarkan data dari Distan Provinsi Banten, per Juli 2025 terdapat kasus 766 gigitan yang dilakukan hewan kepada warga di Banten.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kabid Keswan Kesmavet) Distan Banten, Ari Mardiana mengatakan, paling banyak kasus gigitan sampai dengan bulan Juli, terdapat di Kabupaten Tangerang.
Ari mengatakan, banyaknya kasus gigitan hewan perlu diwaspadai, terlebih jika terjangkit penyakit rabies yang biasanya menyebar lewat gigitan hewan.
Kendati demikian, kasus terakhir penyakit rabies yang menjangkiti manusia di Provinsi Banten terjadi pada tahun 2007, sementara kasus rabies terakhir pada hewan, terjadi di tahun 2010.
“Jangan sampai dibalik gigitan tersebut ada kasus rabiesnya,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Guna mencegah penyakit rabies, Distan Banten secara rutin melakukan vaksinasi terhadap ribuan HRP, khususnya di momentum Rabies Day, pihaknya bakal menyiapkan 1.000 dosis vaksin di bulan Oktober mendatang.
“Seribu dosis ini tersebar di rumah sakit hewan Provinsi Banten dan Puskeswan di seluruh Puskeswan kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” ungkap Ari.
Setiap tahunnya, dilakukan vaksinasi dengan jumlah 2.000 hingga 3.000 dosis vaksin, sedangkan tahun 2025, jumlah vaksin mencapai 3.800 yang tersebar di delapan kabupaten kota yang ada di Banten.
Sebagai informasi, rabies merupakan virus mematikan yang menyebar ke manusia dari air liur hewan yang terinfeksi. Penyakit ini biasanya menyebar melalui gigitan hewan.
Hewan yang paling mungkin menyebarkan rabies antara lain anjing, kelelawar, anjing hutan, rubah, sigung, dan rakun.
Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, kelebihan air liur, kejang otot, kelumpuhan, dan kebingungan mental.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, bahwa pengendalian rabies merupakan tanggung jawab bersama. Meskipun rabies merupakan penyakit yang mematikan, namun masih dapst dicegah.
“Dengan vaksinasi pada anjing peliharaan khususnya, kita tidak hanya menyelamatkan mereka, tapi juga diri sendiri, warga, dan seluruh komunitas dari resiko penularan,” katanya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Banten untuk ikut berperan, jika anda memiliki hewan peliharaan, segeralah lakukan vaksinasi,” tutupnya. ***

