Wisata Anyer

Hari Keenam Pencarian Rombongan Wartawan Hilang Kontak, SAR Sisir 6.010 NM² Selat Sunda

PANDEGLANG – Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap lima wartawan dan tiga Anak Buah Kapal (ABK) di dalam speedboat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada hari keenam operasi, Minggu (13/9/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan pencarian dilakukan dengan mengerahkan unsur laut, darat, dan udara dengan total luas area pencarian mencapai 6.010 mil laut persegi (NM²).

“Memasuki hari keenam operasi SAR, kami bersama seluruh unsur gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian. Area telah dibagi menjadi beberapa sektor dengan dukungan unsur laut, darat, dan udara,” kata Al Amrad.

Diketahui, delapan orang yang masih dalam pencarian tersebut terdiri atas kapten kapal Warta (55), ABK Surakman (60), guide Heriyanto (49), serta lima pekerja media, yakni M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal, pekerja freelance.

Dalam operasi hari keenam, area pencarian dibagi menjadi enam sektor. Sektor V seluas 840 NM² melibatkan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk, sedangkan Sektor W seluas 1.120 NM² melibatkan KAL Anyer.

Kemudian, Sektor Z seluas 809 NM² melibatkan KN SAR Basudewa dan KN SAR Antasena.

Sektor Y seluas 497 NM² melibatkan KP Sanjaya dan KRI Lepu, sementara Sektor X seluas 681 NM² didukung sejumlah kapal, termasuk KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KP 2016, KP 2013, KM Garuda, dan KM Bima.

Adapun Sektor H menjadi area pencarian terluas, yakni 2.063 NM², dengan dukungan helikopter HR-3604.

Tim SAR juga mengoperasikan dua unit drone thermal Basarnas untuk membantu pemantauan dari udara.

Operasi tersebut melibatkan personel Basarnas Banten, Direktorat Operasi dan Direktorat Komunikasi Basarnas, Basarnas Special Group (BSG), TNI, Polri, Lanal Banten, BPBD, BNPB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta sejumlah potensi SAR lainnya.

Al Amrad mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan selama operasi. Cuaca di wilayah pencarian diperkirakan berawan, dengan angin dari arah timur laut hingga timur berkecepatan 10–20 knot dan tinggi gelombang sekitar 0,5–2,5 meter.

“Kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat untuk memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan selama melaksanakan operasi. Kami juga mengharapkan dukungan informasi dari masyarakat apabila mengetahui adanya tanda-tanda keberadaan kapal maupun korban,” ujarnya.

Hingga rencana operasi SAR hari keenam, kedelapan orang tersebut masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR gabungan akan terus melakukan penyisiran sesuai sektor yang telah ditentukan dengan mengutamakan koordinasi dan keselamatan personel.***

Disdukcapil Sekda
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien