Jabatan Eselon II Banyak yang Kosong, Pj Gubernur Banten: Tak Mengganggu Pekerjaan
SERANG – Sebanyak sembilan jabatan eselon II di lingkup Pemprov Banten terjadi kekosongan. Meski begitu, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar menyebut kekosongan jabatan tersebut tak mengganggu pekerjaan untuk saat ini.
“Itukan kita lagi konsolidasikan, tapi yang penting bahwa ini tidak menganggu pekerjaan, semua berjakan baik,” ujar Al usai membuka FGD dan Launching Generasi Pelajar Anti Korupsi, di Aula Lantai 3 Inspektorat Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, pada Kamis, (2/3/2023).
Kekosongan jabatan tersebut membuat Pemprov Banten belum membuka seleksi terbuka atau open bidding untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama.
“Tentu sesuai aturan kita akan melakukan langkah-langkah untuk melakukan pemenuhan-pemenuhan terhadap apa yang disampaikan tadi,” katanya.

Namun secara teknis kata Al, penyelenggaraan pemerintah tetap berjalan dengan baik, kendati terjadi kekosongan jabatan.
“Penyelenggaraan pemerintahan ini berjalan baik dan mudah-mudahan kita dalam waktu yang ke depan ini kita kalau memang perlu mendaptkan pengisian dari itu, ya tentu akan kita penuhi,” katanya.
“Dengan kondisi yang ada tidak menganggu progres kerja, itu yang penting pencapaian-pencapaian terukur, kemudian jalan agenda kerja pembangunan pemerintahan kemasyarakatan menjadi terukur,” imbuhnya.
Berdasarkan infromasi yang dihimpun, ada sebanyak sembilan jabatan eselon II yang kosong di lingkungan Pemprov Banten, yang meliputi Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Daerah, Inspektur, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Kepala Kesbangpol. (*/Faqih)
