Wisata Anyer

Jejak 4 Mantan Kapolda Banten yang Jadi Kapolri, Dari Timur Pradopo Hingga Suyudi Ario Seto

JAKARTA – Jika Polda Metro Jaya dikenal sebagai etalase Polri, maka Polda Banten kini layak disebut sebagai kawah candradimukanya para Kapolri.

Fakta mengejutkan terungkap di tengah pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ternyata, dari 26 Kapolri sejak Indonesia merdeka, 4 di antaranya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten.

Terbaru, Presiden Prabowo Subianto resmi mengirim Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 ke DPR RI.

Isinya, usulan pemberhentian Listyo Sigit dan pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.

Suyudi menjadi orang Banten asli pertama yang menjadi Kapolri, sekaligus eks Kapolda Banten ke-4 yang mencapai puncak tertinggi di Korps Bhayangkara.

Sebuah rekor yang belum pernah dicapai polda lain seusia Polda Banten yang baru dibentuk tahun 2004.

Berikut jejak lengkap 4 jenderal tersebut:

1. Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo

Sang Jenderal dengan Kenaikan Pangkat Tercepat. Menjabat sebagai Kapolda Banten 2005-2008.

Timur Pradopo adalah peletak sejarah pertama. Lahir di Jombang, Jawa Timur, 10 Januari 1956, ia adalah lulusan Akabri 1978.

Sebelum ke Banten, kariernya banyak dihabiskan di Jawa Barat dan Jakarta. Ia pernah menjadi Kapolsekta Semarang Timur, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kapolwiltabes Bandung, hingga Irwasda Polda Bali.

Pada 2005, ia dipercaya menjadi Kapolda Banten selama 3 tahun, sebelum ditarik menjadi Kapolda Jabar dan Kapolda Metro Jaya.

Puncak kariernya terjadi pada 2010. Saat itu Presiden SBY menunjuknya sebagai calon Kapolri menggantikan Bambang Hendarso Danuri.

Kenaikannya terbilang kilat dan langka dalam sejarah Polri. Hanya dalam 18 hari, ia naik dua tingkat. Pada 4 Oktober 2010 naik dari Irjen yang bintang dua menjadi Komjen yang bintang tiga, sebagai Kabaharkam, dan pada 22 Oktober 2010 langsung menjadi Jenderal bintang empat sebagai Kapolri. Ia menjabat hingga 2013.

2. Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti

Sang Adhi Makayasa yang 4 Kali Jadi Kapolda. Ia merupakan Kapolda Banten pada tahun 2004

Badrodin Haiti adalah Kapolda Banten pertama sejak polda ini berdiri tahun 2004. Ia lahir di Paleran, Umbulsari, Jember, 24 Juli 1958 dan merupakan peraih Adhi Makayasa Akpol 1982, penghargaan untuk lulusan terbaik.

Rekornya belum tertandingi: 4 kali menjabat Kapolda di wilayah berbeda. Setelah Banten (2004), ia menjadi Kapolda Sulteng (2006), Kapolda Sumut (2009-2010), dan Kapolda Jatim (2010-2011).

Kariernya dimulai dari bawah di Polda Metro Jaya sebagai Danton Sabhara pada 1982, Kapolsek Pancoran Mas, Kapolsek Metro Sawah Besar, hingga Wakapolres Metro Jakarta Timur.

Pada 2015, takdir membawanya menjadi Kapolri. Ia diajukan Presiden ke-7 Jokowi sebagai calon tunggal setelah pencalonan Budi Gunawan menuai kontroversi. Pada 17 April 2015, Badrodin resmi dilantik menjadi Kapolri menggantikan Sutarman, dengan jabatan sebelumnya sebagai Wakapolri.

3. Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Termuda Kedua Jebolan Banten. Menjabat sebagai Kapolda Banten 2016-2018.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo lahir di Ambon, Maluku, 5 Mei 1969. Ia adalah lulusan Akpol 1991 satu angkatan dengan Wakapolri Wahyu Widada.

Sigit menjabat Kapolda Banten pada 2016-2018, masa-masa rawan Pilkada di Tanah Jawara. Kinerjanya menjaga kondusifitas dinilai berhasil, hingga ia ditarik ke Mabes sebagai Kadiv Propam Polri (2018) dan Kabareskrim Polri (2019).

Kariernya melejit di era Presiden Jokowi. Pada 27 Januari 2021, ia dilantik menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis di usia 51 tahun, menjadikannya Kapolri termuda kedua sepanjang sejarah setelah Tito Karnavian.

Isu pergantiannya sempat mencuat beberapa bulan terakhir, namun Mensesneg Prasetyo Hadi sempat membantah Presiden mengirim Surpres ke DPR. Kini, Surpres itu akhirnya datang.

4. Komjen Pol Suyudi Ario Seto

Putra Pandeglang Calon Kapolri Pertama dari Banten Asli. Ia menjabat sebagai Kapolda Banten pada tahun 2024

Inilah sosok yang kini jadi sorotan publik. Komjen Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973. ia akan dilantik menjadi Kapolri pertama yang merupakan putra daerah asli Banten.

Lulusan Akpol 1994 ini dikenal sebagai jenderal reserse murni. Jejaknya sangat kental di Polda Metro Jaya sebagai Kanit II Resmob, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kapolsek Tanah Abang, Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Dirkrimum, hingga Wakapolda Metro Jaya (2023).

Pada tahun 2024, ia pulang kampung menjadi Kapolda Banten, sebelum akhirnya dipercaya Presiden Prabowo menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 25 Agustus 2025.

Pengangkatan Suyudi sebagai Kepala BNN berdasarkan Keppres Nomor 118 TPA Tahun 2025. Baru setahun di BNN, ia kini diusulkan menjadi Kapolri.

Menariknya, Suyudi juga pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota yang wilayah hukumnya kini bagian dari hukum Polda Banten. Kedekatannya dengan Banten sangat kuat.

Jika tren ini berlanjut, Polda Banten bisa disebut sebagai Polda dengan presentase tertinggi melahirkan Kapolri. Dari usia yang baru 22 tahun, sudah 4 jenderalnya jadi Kapolri.

Banten sendiri merupakan wilayah yang dekat dengan ibu kota, memiliki kawasan industri, pelabuhan, dan tingkat kejahatan jalanan yang tinggi. Kapolda yang berhasil di Banten dianggap teruji memimpin dalam skala nasional. (*/Ajo)

HKTI Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien