Keluarga Pedagang Baso Nusantara Komitmen Beri Dampak Positif untuk Pertumbuhan Ekonomi Banten

SERANG – Keluarga Pedagang Bakso Nusantara (KPBN) Banten Raya menggelar temu kangen di Gedung Plaza Aspirasi, KP3B, Curug, Kota Serang, pada Rabu, (18/1/2023).
Paguyuban yang bergerak dalam sektor UMKM ini berkomitmen untuk membawa dampak postif bagi daerah, terutama dalam pertumbuhan ekonomi.
Dalam kesempatan itu mereka juga turut melakukan gerakan bantuan sosial dan santunan anak yatim untuk 100 orang.
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto turut mengajak kepada warga Banten untuk berwirausaha di bidang bakso.
Mengingat kata dia, bakso di wilayah Karanganyar salah satu pendongkrak ekonomi. Sehingga dapat menekan tingginya Indeks Pembangunan Manusi (IPM).
“Silahkan nanti dari teman-teman KPBN bisa berkolaborasi mengajak (warga Banten) untuk wirausaha,” katanya.

Ia menyebutkan, para paguyuban bakso memiliki komitmen yang kuat dalam menumbuhkan ekonomi di daerah.
“Semoga sinergitas ini membawa dampak baik perekonomin perantau, masyarakat di Banten untuk meningkatkan UMKM. Pasti ada komitmen, karen menggunakan bahan yang ada di sini (Banten),” terangnya.
Untuk itu, pihaknya berharap kegiatan yang dilakukan KPBN dapat meningkatkan sinergitas dan gotong royong dalam meningkatkan UMKM dan perekonomian daerah.
“Ini temu kangen KPBN Banten Raya, ini akan membawa kebersamaan dan meningkatkan rasa solidaritas, gotong royong. Jiwa sosial KPBN keren dengan membagikan Bansos ke anak yatim piatu,” paparnya.
Di tempat yang sama, Ketua Korwil KPBN Serang, Paidi mengaku membuka lebar bagi warga Banten agar dapat berwirausaha di bidang bakso.
Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pemerintah dalam rangka gotong royong memumbuhkan perekonomian.
“Pasti kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah karena kita bergerak di UMKM juga,” paparnya. (*/Faqih)

