Iklan Banner

Kepala Kemenag Banten Didemo dan Didesak Mundur, Soal Ponakan Isi Jabatan Strategis dan Pembiaran Pungli

 

SERANG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Banten Amrullah dituding melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dengan memboyong keluarganya untuk mengisi jabatan strategis.

Menyikapi permasalahan ini, Gabungan Mahasiswa Islam (GAMAIS) Wilayah Banten menggelar aksi di depan gerbang kantor Kanwil Kemenag Banten, Kota Serang, Rabu (28/1/2026).

Dalam demo, Koorlap Umum GAMAIS Banten Ilham Tauhid mendesak agar Amrullah mundur dari jabatannya.

Mahasiswa menuding, ada indikasi nepotisme yang dilakukan oleh mantan Kepala Biro Umum UIN Banten tersebut.

Indikasi ini, kata Ilham, terlihat dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang Akhmad Jubaedi, yang merupakan ponakan dari Amrullah.

“Mengangkat dan melantik keponakannya menjadi Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Indikasi lain, mengangkat saudaranya menjadi Honorer di Kemenag Kabupaten Lebak, lalu terdapat cawe-cawe dari istrinya yakni Khairunnisa Amrullah, yang diduga mengatur urusan jabatan di birokrasi Kemenag.

Tak hanya itu, Amrullah juga dituding membiarkan terjadinya pelanggaran dengan mengangkat orang bermasalah yakni M. Afifi sebagai Kabag TU Kanwil Kemenag Banten.

Agil HUT Gerindra

“Yang bersangkutan (M. Afifi) belum melakukan pertanggungjawaban keuangan koperasi pegawai Kanwil Kemenag Banten,” ujarnya.

Selain itu, di lingkungan birokrasi Kanwil Kemenag Banten juga diduga terdapat pungutan liar dan pemerasan yang dilakukan oleh dua orang oknum yang juga masih saudara dari Amrullah.

“Dan juga diangkat sebagai staff atau ajudan Kanwil Banten dan satu lainnya oleh orang kepercayaan Amrullah, Intan dan Harry. Keduanya diduga melakukan ini,” ujarnya.

Mengutip UU No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggara Negara yang Bebas dan Bersih dari Praktik KKN, Ilham mengatakan bahwa adanya kewajiban pada setiap penyelenggara negara untuk bertugas di lembaganya masing-masing dengan bersih dan berintegritas.

“Salah satunya dibuktikan dengan tidak melibatkan keluarga maupun orang -orang terdekatnya sebagai pejabat yang diangkat berdasarkan campur tangan dari pimpinannya yang punya ikatan keluarga atau kedekatan emosional,” tegasnya.

Wartawan berusaha mengkonfirmasi tudingan ini dengan memasuki Kantor Kemenag Banten, namun Amrullah tak berada di kantornya.

“Bapak lagi di Tangerang, memberikan bantuan kepada ponpes yang terkena banjir kalau ga salah,” ujar salah satu pegawai Kemenag Banten yang tak ingin disebutkan namanya.

Wartawan juga menghubungi Amrullah via WhatsApp, yang bersangkutan menjanjikan klarifikasi tudingan dari mahasiswa tersebut.

“Sebentar, saya lagi mendampingi Pak Menteri yah di Cisauk,” ujarnya singkat. (*/Ajo)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien