Kepengurusan Persatuan Insinyur Indonesia Banten Resmi Dilantik, Ketua Sebut Minim Support Pemprov 

Sekda

 

SERANG – Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Banten periode 2023-2026 resmi dilantik di Hotel Ledian, Kota Serang, Sabtu (30/9/2023).

Mengangkat tema “Peran Insinyur Dalam Pembangunan Menuju Banten Iman dan Taqwa” resmi melantik Ediyanto Arif sebagai nahkoda baru.

Ketua PII Banten Ediyanto Arif mengatakan peran insinyur sangat penting dalam pembangunan, menurutnya yang negara maju memiliki banyak sekali insinyur.

“Kita tahu negara maju itu mempunyai insinyur yang banyak, nomor satu itu Jerman, dalam 1 juta penduduknya dia memiliki 70.000 insinyur, kedua itu Korea, dari 1j uta penduduknya dia memiliki 25.000 insinyur,” ucapnya.

Menurutnya jumlah insinyur yang ada di Indonesia dinilai masih sangat kurang.

“Sementara kita dari satu juta penduduk, kita hanya mempunya 2.500 insinyur, jadi sepersepuluhnya,” ujar Edi.

Pemprov

Lanjut Edi, menurutnya Provinsi Banten dinilai masih kekurangan jumlah insinyur dan hanya memiliki 2.000 insinyur.

“Untuk jumlah insinyur di Banten ada 2.000, kalau di Banten untuk 9 juta penduduk jika mengikuti Korea kita butuh 180 ribu insinyur, itu masih jauh,” ujarnya.

Dirinya bertekad untuk meningkatkan jumlah insinyur yang ada di Provinsi Banten dengan membentuk PII Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

“Ke depan yang jelas kita di provinsi ini akan meningkatkan jumlah insinyur, saya punya tugas untuk PII Banten pertama kita ingin mendirikan PII Lebak dan Pandeglang karena belum ada,” ujarnya.

Terakhir Edi menilai Pemprov Banten terkesan abai dengan PII.

“Jadi Pemprov itu suportingnya belum maksimal, kita beberapa kali mengajukan untuk hibah sama sekali belum direspon, padahal PII ini menjalankan amanatnya undang-undang bukan kemauan kita,” ujarnya

“Harapannya supportnya kita tunggu, karena insinyur lokal itu sudah banyak berkontribusi, misalnya jembatan Bogeg itu insinyur lokal, bendungan Sindang heula itu buatan insinyur lokal, mau ada Suporting atau tidak kita jalan terus,” pungkasnya. (*/Fachrul)

Lebak