Ketua Umum PGMI Minta DPW  Bersinergi dengan Kemenag Banten

 

SERANG – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Madrasah Indonesia (DPW PGMI BANTEN) periode 2022-2027, resmi dilantik di aula Taman Wisata Mahoni Bangun Sentosa (MBS), Curug, Kota Serang, Kamis (27/10/2022).

Pelantikan pengurus DPW PGMI Banten, yang terdiri dari H. Deden M Fatih (Ketua), Ahmad Furkon (Sekretaris) dan HM. Isa (Bendahara) dilakukan langsung oleh Ketua Umum PGMI Dr. H. Syamsudin.

Selain dihadiri oleh Ratusan guru madrasah se-provinsi banten nampak juga hadir jajaran pejabat Kantor wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Banten, yakni Kepala Kanwil,  Kabag TU, Kabid Urais, Kasi Pendidikan Madrasah se-Banten, dan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan pengurus PGMI tingkat kabupaten Sedangkan dari unsur Pemprov Banten yang hadir Staf Ahli Gubenur Banten H. Agus Setiawan dan Wakil ketua DPRD Banten: H. Barhum, dan anggota DPRD Banten, Gembong R Sumedi.

Dalam sambutannnya, Ketua Umum PGMI Dr. H. Syamsudin mengatakan pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan organisasi dengan baik.

“Terhitung mulai dilantik, agar langsung bekerja menjalankan roda organisasi. Amanah ini agar bisa diemban dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Selain itu juga Syamsudin berharap PGMI harus bersinergi dengan berbagai pihak, dan tentunya dengan Kanwil Kemenag Banten.

Sankyu ks

Sedangkan kepala Kanwil Kemenag Banten, Dr. H. Nanang Fathurohman menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan PGMI Banten. Pejabat ini juga berpesan agar PGMI lebih solid.

Tak hanya itu, Kakanwil Kemenag jug siap memfasilitasinya penyelenggaran rapat kerja PGMI pada November mendatang.

Juga dikatakan, agar kepengurusan DPW PGMI dibawah kepemimpinan Deden M Fatih selalu solid dan segera menyusun program untuk kepentingan organisasi.

Sedangkan H. Deden M Fatih menyampaikan, akan mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

Dalam waktu dekat, kepengurusan yang baru akan mengagendakan pembahasan program kerja untuk 5 tahun ke depan.

“Kami mohon dukungan dan bimbingan dari semua pihak, agar PGMI Banten bisa terus eksis sebagai organisasi profesi guru madrasah yang bisa memperjuangkan aspirasi anggotanya,” kata Deden.

Acara pelantikan juga diisi dengan dialog publik yang berisikan tanya jawab dan paparan seputar pendidikan madrasah dan guru. (*/TK)