Kongres VII BM PAN Digelar Akhir Pekan Ini di Anyer, Kader dari Banten Riyan Hidayat Salah Satu Calon Ketum
SERANG – Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) akan digelar akhir pekan ini di Hotel Marbella Anyer, tepatnya 10 hingga 12 Juli 2026.
Ajang ini menjadi penentuan jabatan Ketua Umum BM PAN periode 2026-2030 tingkat nasional.
Ketua BM PAN Banten, Agung Sukmana, menyebut sejauh ini hanya ada satu kader putra daerah Banten yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketum.
“Dari wilayah Banten itu ada Riyan Hidayat, dia juga sebagai DPRD Banten,” kata Agung kepada Fakta Banten, Kamis (9/7/2026).
Agung mengungkapkan, total calon Ketum BM PAN yang sudah mendaftar dari seluruh Indonesia sekitar 5 orang.
Selain dari Banten, ada juga kader dari Papua, dan Jawa Timur.
Untuk Banten sendiri, Agung memastikan hanya sosok Riyan Hidayat yang dipastikan maju dan diusung untuk menang.
Agung mengungkapkan, pihaknya siap menyukseskan dengan meramaikan gelaran kongres tersebut, dengan kehadiran jajaran pengurus dan kader BM PAN dari DPD kabupaten/kota se-Banten.
“Kalau undangan sih ketua dan sekretaris DPW-DPW BM PAN se-Indonesia. Tapi kita (Banten) bawa DPD juga untuk meramaikan itu,” katanya.
Kongres VII BM PAN dijadwalkan berlangsung 3 hari, untuk agenda pembukaan, rencananya digelar Jumat malam.
“Pembukaan, nanti ada semacam pandangan-pandangan dari semua DPW,” kata Agung.
Ia menyebut puncak acara akan berlangsung pada hari Sabtu.
Ketua Umum BM PAN dan sejumlah tokoh DPP PAN dipastikan hadir.
Agung menjelaskan, Kongres ini akan memilih Ketum BM PAN pusat periode 2026-2030 untuk menggantikan Ketum sebelumnya yang dijabat Pasya Ungu.
Setelah selesai pemilihan Ketum pusat, baru dilanjutkan pemilihan di tingkat DPW Provinsi dan DPD Kabupaten/Kota.
“Mekanismenya sama, semua sama. Provinsi dulu, baru ke nanti DPD. Kita bisa musyawarah,” katanya.
Untuk hak suara, setiap DPW diwakili Ketua dan Sekretaris sehingga memiliki 2 suara.
Sementara di tingkat Kabupaten/Kota juga berlaku mekanisme serupa setelah DPW selesai.
Agung menambahkan, tugas utama BM PAN di daerah adalah mengawal kaderisasi, konsolidasi, dan menjadi sayap gerakan pemuda bagi PAN dalam menyukseskan Pemilu.
“Kongres VII ini untuk memilih kepengurusan pusat dulu. Setelah itu baru kita turun ke daerah,” pungkasnya.
BM PAN juga dibentuk guna menampung, mengembangkan potensi generasi muda dalam kehidupan politik dan sosial yang bertujuan untuk memperjuangkan nilai-nilai reformasi, demokrasi dan keadilan sosial, sebagaimana sejalan dengan ideologi dan visi misi PAN. (*/Ajo)

