Kukerta Tematik UIN SMH Banten Menanamkan Komitmen Mahasiswa untuk Wujudkan Visi Kampus Hijau

 

SERANG – Mahasiswa Program Studi Aqidah Filsafat Islam (AFI) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN-SMH) Banten mendorong penghijauan kampus dengan melakukan kegiatan penanaman pohon jati dan mahoni dan beberapa jenis tanaman buah produktif di kawasan Komplek Kampus 2 Palima.

Kegiatan tersebut merupakan respons terhadap tantangan lingkungan untuk mengurangi emisi karbon yang saat ini menjadi isu global.

Aksi penanaman pohon ini adalah rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) yang mengusung tema “Hijaukan Kampus, Selamatkan Masa Depan” dan bagian dari program “Green Campus” yang dicanangkan untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Program ini di bawah naungan LP2M dan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UIN SMH Banten, Agus Sukirno.

Dalam sambutannya, Agus Sukirno menyampaikan apresiasi atas kerja sama antar pihak yang telah mewujudkan kegiatan penghijauan kampus ini.

“Karena adanya efisiensi anggaran tahun ini, Kukerta dibagi menjadi dua jenis: tematik dan reguler. Saya berpesan agar mahasiswa Kukerta Tematik tetap mengikuti prosedur administrasi dengan baik serta menyelesaikan laporan kegiatan sesuai arahan dosen pembimbing. Dari efisiensi ini, lahirlah kemandirian-kemandirian tematik yang bermakna. Apa yang kalian tanam hari ini, semoga bermanfaat bagi banyak orang di masa depan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Mohamad Hudaeri, juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

Ia menilai bahwa reboisasi kampus merupakan langkah yang patut dibanggakan.

Dengan gaya bicaranya yang menghibur, Hudaeri mengatakan, Kukerta ini terlihat unik karena dilaksanakan di lingkungan kampus, bukan di masyarakat umum seperti biasanya.

“Ini menunjukkan kebermanfaatan langsung, baik bagi internal kampus maupun masyarakat luas. Gerakan penghijauan seperti ini harus dimulai dari langkah kecil, seperti penanaman pohon,” ungkapnya.

Setelah sukses melaksanakan penanaman pohon di taman sinergi dan halaman FUDA, mahasiswa Kukerta Tematik Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) UIN SMH Banten terus melanjutkan aksinya di seluruh areal terbuka di Komplek Kampus 2 UIN SMH Banten.

Penanaman ini bertujuan tidak hanya memperindah kawasan kampus, tetapi juga memberikan manfaat ekologis jangka panjang, seperti peningkatan kualitas udara dan pencegahan erosi tanah.

Pemilihan jenis pohon seperti jati dan mahoni dianggap tepat karena kedua jenis ini memiliki daya tahan tinggi dan mampu tumbuh subur dalam berbagai kondisi tanah.

Aksi ini menjadi simbol nyata dari kepedulian generasi muda terhadap isu-isu lingkungan, seperti pemanasan global, krisis iklim, dan ancaman deforestasi yang berdampak pada kelestarian ekosistem global.

Dengan menanam pohon, mahasiswa tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan lokal, tetapi juga berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim yang menjadi perhatian dunia serta berkontribusi dalam upaya mendukung terwujudnya program green campus di UIN SMH Banten.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan penghijauan yang lebih besar di kampus, dan semoga seluruh civitas akademika dapat terlibat dalam menjaga kampus dan bumi kita,” jelas Hudaeri.

Koordinator Lapangan Kukerta UIN SMH Banten, Nadi, juga memberikan penjelasan tentang program ini.

Dikatakannya bahwa ini juga sejalan dengan agenda nasional pemerintah Indonesia yang menargetkan penurunan emisi karbon melalui pengelolaan hutan dan lahan secara berkelanjutan.

Di tingkat global, gerakan ini mendukung visi pembangunan hijau yang dicanangkan dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP).

“Kehadiran mahasiswa Kukerta Tematik dari Prodi AFI dalam kampanye lingkungan menunjukkan bahwa kesadaran terhadap isu lingkungan tidak terbatas pada disiplin ilmu tertentu. Justru, kolaborasi lintas bidang menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang inovatif dan berdaya guna bagi bumi yang lebih sehat,” ujar Nadi, Senin (7/7/2025).

Dosen pembimbing lapangan, Eni Nuraeni, juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan Kukerta Tematik ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam menghijaukan lingkungan kampus.

“Tanaman yang ditanam hari ini tidak hanya memberi hasil buah, tetapi juga menghasilkan oksigen yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika,” tuturnya.

Aksi penanaman pohon ini bukanlah akhir, melainkan permulaan dari upaya panjang untuk menjadikan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai salah satu kampus hijau terkemuka di Indonesia.

Harapan besar disematkan agar langkah kecil ini menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk turut ambil bagian dalam menyelamatkan lingkungan.

Melalui langkah-langkah konkret seperti ini, Mahasiswa Kukerta Tematik AFI tidak hanya menjawab tantangan lingkungan nasional dan global, tetapi juga membuktikan bahwa peran mahasiswa dalam menjaga lingkungan dapat diwujudkan dalam bentuk nyata dan berkelanjutan. (*/ARAS)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien