Wisata Anyer

Macet hingga Penerangan Jalan Masih Jadi PR Wisata Di Banten Jelang Libur Lebaran

 

SERANG — Kesiapan kawasan wisata Anyer dan Cinangka menjelang libur Idul Fitri 1447 Hijriah masih menyisakan PR alias pekerjaan rumah besar.

Gubernur Banten Andra Soni secara terbuka menyoroti sejumlah persoalan krusial tersebut, mulai dari kemacetan, minimnya penerangan jalan, hingga kebutuhan pelebaran akses jalan.

Hal ini disampaikan Andra saat berdialog dengan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Serang, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, kawasan pesisir tersebut memang menjadi destinasi wisata unggulan masyarakat Banten dan Jabodetabek, namun pembenahan infrastruktur tidak bisa ditunda.

“Masih terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian,” ujar Andra.

Untuk persoalan kemacetan saat akhir pekan dan musim libur, terutama libur Idulfitri, menjadi keluhan klasik yang terus berulang setiap tahun.

Demikian dengan persoalan penerangan jalan di sejumlah titik yang dinilai belum optimal, sehingga berdampak pada kenyamanan dan keamanan wisatawan.

“Akan kita rangkai dan upayakan satu per satu bersama bupati dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Andra.

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memperkuat fasilitas, keamanan, serta penataan destinasi wisata.

Ia mengungkapkan, dukungan Pemprov Banten sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembenahan.

Dengan lonjakan kunjungan yang diprediksi terjadi saat libur lebaran, pembenahan infrastruktur dan manajemen lalu lintas menjadi tantangan utama.

Ia menegaskan, perbaikan kawasan wisata tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak.

Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, pelaku usaha, hingga aparat keamanan, kata dia, menjadi kunci agar kawasan Anyer–Cinangka mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. ***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien