Momentum Hari Jadi Banten Ke-25, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Pekerja Rentan Tercover

 

SERANG-Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten memberikan santunan kepada para pekerja yang rentan. Penyerahan ini bertepatan dengan hari jadi Provinsi Banten Ke-25.

Penyerahan secara simbolis diberikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni usai upacara peringatan hari di lapangan Setda, KP3B, Kota Serang, Sabtu (4/10/2025).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten, Eko Yuyulianda mengatakan, penyerahan ini menegaskan lembaganya untuk bisa mengcover para pekerja rentan sekaligus bentuk kepedulian Pemda terhadap para warganya.

“Hari kita saksikan secara simbolis penyerahan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kepada para pekerja rentan yang ada di Provinsi Banten,” kata dia.

Ia menjelaskan, pemberian santunan juga merupakan bentuk perlindungan kepada para pekerja yang bisa saja mengalami kecelakaan ataupun mengalami kejadian yang tak diinginkan saat bekerja.

“Kenapa pekerja rentan, karena pekerja rentan merupakan segmen-segmen masyarakat yang kalau di pekerja formal kan ada pengusahanya, jika di non-formal ga ada pengusahanya sendiri,” jelasnya.

“Mereka butuh intervensi, maka-nya hari ini Pemprov Banten memberikan perlindungan,” sambungnya.

Adapun untuk pemberian santunan dilakukan secara bertahap kepada para nelayan dan petani beserta pekerja di sektor non formal.

“Mudah-mudahan di tahun 2026, perlindungan lebih menyeluruh, ini juga bentuk komitmen Provinsi Banten, bahwa seluruh pekerja merasakan kehadiran negara,” ujarnya.

Lebih jauh, ia merinci pekerja di Provinsi Banten sekitar 6 juta. Dari jumlah tersebut, ada yang bekerja di sektor formal dan informal.

“Kalau di 6 juta yang terdaftar di peserta aktif (BPJS Ketenagakerjaan) sekitar 2,7 juta, dari 2,7 juta sekitar 1,1 juta pekerja formal, sisanya pekerja informal,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, baru 44 persen pekerja di Banten yang tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap, 56 persen sisanya bisa tercover.

“Yang tercover oleh BPJS ketenagakerjaan baru 44 persen dari 6 juta tadi, berarti masih ada 3 jutaan ini masyarakat Banten yang belum merasakan kehadiran negara,” kata dia.

Sebelumnya, Pemprov Banten mendaftarkan ribuan nelayan, petani, dan pekerja rentan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami sudah mengalokasikan anggaran perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sektor nelayan dan petani sebanyak 10.500 tenaga kerja, termasuk juga melalui dana desa,” kata Gubernur Banten Andra Soni.

Pemprov Banten menargetkan 51,38 persen pekerja yang tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2025. Target ini meningkat menjadi 65 persen di tahun 2030 dengan kenaikan rata-rata 2–3 persen setiap tahunnya.***

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien