Reaktivasi KA Jalur Rangkasbitung-Pandeglang Dimulai 2025

SERANG – Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan mengaktifkan kembali jalur kereta api (KA) dari stasiun Rangkasbitung, Lebak hingga Labuan, Pandeglang. Reaktiviasi akan dimulai pada tahun 2025 mendatang.

“Rencananya tahun 2025, jadi bayar tanahnya dulu, baru fisiknya. Target operasinya tahun 2028,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten Tri Nurtop, di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, pada Senin, (8/7/2024).

Proyek dengan anggaran yang diusulkan sebesar Rp 500 miliar ini sebelumnya sempat tertunda lantaran adanya Pandemi Covid-19. Ia mengatakan, realtivasi akan dimulai dengan penertiban lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang kini banyak digunakan oleh masyarakat sekitar.

Tri tidak menampik bahwa saat ini disepanjang jalur rel kereta Rangkasbitung-Labuan yang dulu aktif pada tahun 1906 itu sudah banyak digunakan oleh masyarakat sekitar.

“Jadi itu tanah pemerintah, dan mau dipakai kembali. Bahasanya harus hati-hati, bukan pembebasan. Karena itu tanah milik pemerintah. Tapi karena dalam aturan jika sudah dipakai sekian tahun itu harus dibayar,” terangnya.

Tri mengungkapkan, alasan mengapa jalur itu akan dihidupkan kembali adalah untuk mendukung akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Panimbang dan kawasan pariwisata di pesisir barat Banten. Jalur ini juga diharapkan bisa berkontribusi bagi ekonomi Banten lagi seperti dulu

“Adapun pelaksanaan pembangunan, penlok dan lain-lainnya itu akan langsung dilakukan oleh pusat. Kita hanya memfasilitasi saja,” sebutnya. (*/Faqih)

Koperasi
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien