Wisata Anyer

Stok BBM dan LPG di Banten Aman Jelang Lebaran 2026, Permintaan Naik Hingga 30 Persen

 

SERANG – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Provinsi Banten dipastikan dalam kondisi aman.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC Hiswana Migas Banten, Ivan Cahyadi melalui Sekretaris DPC Hiswana Migas Banten, Muhammad Irfan, saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3/2026).

Irfan mengatakan, untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar selama Ramadan hingga Lebaran, pihaknya bersama Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas memantau ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU serta agen dan pangkalan gas di wilayah Banten.

“Satgas ini dibentuk untuk memantau langsung ketersediaan stok di SPBU maupun agen gas, sehingga jika terjadi peningkatan permintaan dapat segera diantisipasi,” kata Irfan.

Ia menjelaskan, selama Ramadan terjadi peningkatan kebutuhan energi masyarakat, terutama menjelang akhir Ramadan dan mendekati Lebaran.

Peningkatan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 30 persen dibandingkan hari biasa.

“Di awal Ramadan peningkatannya belum terlalu terlihat, namun memasuki pertengahan hingga menjelang akhir Ramadan terjadi lonjakan yang cukup signifikan, bisa mencapai di atas 30 persen,” jelasnya.

Meski demikian, Irfan memastikan pasokan tetap aman karena adanya dukungan distribusi dari depot Pertamina, termasuk suplai dari Terminal BBM Tanjung Gerem di Cilegon.

SPBU juga diimbau untuk memperbanyak stok guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.

Selain itu, Pertamina juga memberikan kemudahan dalam proses penyaluran dengan mempercepat pengiriman jika terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan.

“SPBU juga dihimbau untuk menambah stok. Jika ada kebutuhan tambahan, pengiriman dari depot bisa dilakukan dengan cepat sehingga ketersediaan tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) juga memastikan keamanan pasokan BBM dan LPG serta kelancaran distribusi selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria mengatakan pihaknya telah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

“Kami menyampaikan bahwa kondisi stok BBM dan LPG di wilayah Jawa Bagian Barat saat ini berada pada level yang aman. Kami juga telah melakukan build up stok atau penambahan cadangan pasokan energi di sejumlah titik distribusi guna mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Satria.

Menurutnya, Pertamina juga menerapkan metode Regular, Alternative dan Emergency (RAE) dalam pengelolaan rantai pasok dan distribusi energi agar distribusi BBM dan LPG dapat berlangsung secara normal dan berkelanjutan.

Selain memastikan ketersediaan energi, Pertamina juga menambah sejumlah layanan ekstra selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri.

Diantaranya pengoperasian SPBU 24 jam serta menghadirkan Mini Serambi MyPertamina di sembilan titik SPBU yang ramai dilalui pemudik.

Satria juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan, serta menggunakan BBM dan LPG sesuai peruntukannya agar distribusi energi dapat berjalan tepat sasaran,” pungkasnya.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien