Untirta Buka 7 Program Studi Dokter Spesialis, Rencanakan Pembangunan RS Pendidikan di Pakupatan
SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terus memperkuat perannya dalam pembangunan sektor kesehatan di Provinsi Banten.
Fakultas Kedokteran Untirta resmi mendapatkan izin untuk membuka tujuh program studi dokter spesialis, serta tengah memproses pembangunan Rumah Sakit Pendidikan sebagai pusat pendidikan dan layanan kesehatan terpadu.
Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, mengatakan bahwa dua agenda besar tersebut telah dikomunikasikan langsung dalam pertemuan dengan Gubernur Banten.
“Kami berkoordinasi terkait rencana pendirian Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Untirta. Usulan ini sudah teregister di Bappenas dan dinyatakan layak untuk mendapatkan pendanaan, sehingga kami membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah,” ujar Fatah, Jumat (14/11/2025).
Rumah Sakit Pendidikan nantinya direncanakan berlokasi di Pakupatan, tepatnya di kawasan Kampus Lama Untirta.
Proyek ini akan menggunakan pembiayaan dari LON Islamic Development Bank (IsDB), sama seperti pembangunan Kampus Sindangsari.

“SK sudah terbit. Saat ini kami sedang melakukan lobby ke pengambil kebijakan utama agar pendanaannya segera diputuskan oleh lender,” kata Fatah.
Dalam kesempatan tersebut, Fatah juga mengungkapkan bahwa Untirta telah mendapatkan izin untuk membuka tujuh program studi dokter spesialis, yaitu:
1. Spesialis Bedah
2. Spesialis Orthopedi (Tulang)
3. Spesialis Penyakit Dalam
4. Spesialis Anak
5. Spesialis Anestesi
6. Spesialis Kandungan
Pembukaan prodi spesialis ini merupakan langkah percepatan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Provinsi Banten.
“Ini bagian dari upaya akselerasi pembangunan kesehatan masyarakat. Kami berkomitmen mendukung pemerataan dokter dan dokter spesialis, terutama sesuai dengan program Pemerintah Pusat untuk Banten,” jelasnya.
Fatah menegaskan bahwa Gubernur Banten merespons sangat positif rencana pembangunan RS Pendidikan dan pembukaan prodi dokter spesialis. Program tersebut dinilai sejalan dengan agenda Pemprov Banten dalam memperkuat layanan kesehatan dan pemerataan tenaga medis.
“Pak Gubernur mendukung penuh dan hal ini selaras dengan programnya,” kata Fatah.
Dengan hadirnya Rumah Sakit Pendidikan dan tujuh program studi spesialis, Untirta berharap dapat menjadi pusat pendidikan kedokteran yang mampu melahirkan tenaga medis berkualitas dan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Banten.***
