Peserta Diklat PPIH Dibekali Standar Pelayanan dan Latihan Simulasi Kasus Akomodasi Jemaah Haji

JAKARTA – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 telah memasuki hari ke-13, di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (22/1/2026).

Mulai pekan kedua Diklat PPIH, diketahui para peserta mulai masuk kelas khusus untuk mendapatkan materi tugas dan fungsi (Tusi) petugas haji.

Peserta dibekali pemahaman Tusi, organisasi, standar pelayanan, dan juga diskusi dengan simulasi praktik, seperti pemetaan kamar hingga penanganan berbagai potensi kasus di lapangan.

Dalam pembekalan tersebut, peserta juga dilatih menghadapi 11 potensi kasus yang kerap terjadi dalam layanan akomodasi.

Para peserta dibagi dalam kelompok untuk berdiskusi dan mempresentasikan solusi, yang kemudian diluruskan atau diperkaya oleh fasilitator.

Fasilitator Kelas Layanan Akomodasi Diklat PPIH, Zaenal Muttaqien, menekankan pentingnya antisipasi pecah kloter dalam pengelolaan akomodasi jamaah haji, khususnya di Madinah dan Makkah.

Pecah kloter berpotensi terjadi terutama di Madinah, di mana satu kloter jamaah bisa ditempatkan di dua hingga tiga hotel. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Makkah.

Sebanyak 291 peserta Diklat yang akan menjadi Petugas Haji di bidang layanan akomodasi pada musim haji 2026 kali ini.

Petugas Haji untuk layanan akomodasi ini bertanggungjawab pada seluruh proses pemenuhan kebutuhan tempat tinggal jemaah mulai dari pengukuran ruang hingga kesiapan fasilitas di setiap akomodasi.

Menurut Zaenal, layanan akomodasi tidak dapat berdiri sendiri karena sangat berkaitan dengan distribusi konsumsi, pengangkutan jamaah dan koper, serta pembinaan ibadah di hotel-hotel jamaah.

Diklat PPIH 2026 sendiri telah dimulai sejak 10 Januari 2026, di pekan pertama seluruh peserta mendapatkan pembekalan latihan fisik dan baris-berbaris semimiliter.

Koordinator Kelas Peserta Diklat PPIH Layanan Akomodasi, Abdul Aziz Hamdan, menyampaikan bahwa sejak 19 Januari 2026 peserta juga dibekali strategi mitigasi untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang kerap muncul.

Salah satu tantangannya seperti penolakan jamaah terhadap pembagian kamar, atau ketidaksesuaian layanan hotel dengan harapan jamaah. (*/Red)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien