25 Peserta Bakti Pemuda Diterjunkan ke Desa Cikate Lebak
LEBAK – Sebuah gerakan pemuda yang berangkat dari semangat akar rumput kembali menggeliat.
Sebanyak 25 mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) resmi diberangkatkan menuju Desa Cikate, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, untuk melaksanakan program Bakti Pemuda: Terang dari Akar untuk Indonesia, yang akan berlangsung pada 21-28 Juli 2025.
Pelepasan peserta berlangsung penuh semangat di Alun-Alun Rangkasbitung. Secara simbolis, keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Mohammad Hudri, perwakilan dari Ikatan Keluarga Alumni IMALA.
Dalam sambutannya, Hudri menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya keberadaan pemuda di tengah masyarakat desa.
“Kalian tidak hanya membawa nama organisasi dan kampus, tapi juga membawa harapan. Datanglah bukan sekadar menyampaikan program, tetapi menyentuh hati warga dan membangun kepercayaan sosial,” ujar Hudri dalam pengarahan resminya, Minggu (20/7/2025).
Hudri menekankan bahwa pengabdian sejati dimulai dari kemampuan mendengar, merasakan, dan memahami kebutuhan warga secara langsung.

Ia juga mengingatkan bahwa desa bukan objek, melainkan mitra yang sejajar dalam proses pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Ridwanul Maknunah, Ketua Umum Pengurus Pusat IMALA, menegaskan bahwa Bakti Pemuda adalah lebih dari sekadar program rutin. Ia menyebutnya sebagai “gerakan nurani” mahasiswa dalam menjawab panggilan zaman.
“Kami ingin menunjukkan bahwa transformasi sosial bisa dimulai dari hal kecil di desa. Mahasiswa bukan hanya berpikir, tapi bergerak. Ini saatnya membumikan gagasan dan mewujudkannya bersama masyarakat,” ujar Ridwanul penuh semangat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika, solidaritas, dan nama baik organisasi selama berkegiatan.
Ridwanul mengingatkan bahwa desa bukan hanya ruang geografis, tetapi tempat belajar, bertumbuh, dan membangun kesadaran kolektif.
Kegiatan Bakti Pemuda kali ini mengusung agenda edukasi, pelatihan, pemberdayaan potensi lokal, serta pendampingan masyarakat berbasis kearifan lokal.
Peserta akan menyatu dengan warga Desa Cikate selama sepekan penuh, mendalami kehidupan sosial sekaligus mendukung program pembangunan desa.
Program ini sendiri telah menjadi tradisi tahunan IMALA sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa Lebak terhadap penguatan kapasitas desa dan pelestarian nilai-nilai sosial kemasyarakatan. (*/Sahrul).


