Krisis Signal Ponsel, Warga Desa Sangiang Jaya Kesulitan Komunikasi dengan Dunia Luar

LEBAK – Di era zaman kemajuan teknologi, nampaknya kenyamanan dalam melakukan komunikasi melalui telepon seluler atau handphone merupakan sebuah kebutuhan. Namun hal itu belum bisa dirasakan maksimal oleh masyarakat Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.

Betapa tidak, dari seluruh provider jaringan seluler yang ada, belum ada satupun yang memiliki jaringan signal yang kuat di daerah tersebut.

Dikatakan Lulut, untuk melakukan panggilan atau menerima telepon seluler, masyarakat harus berkumpul di lapangan bola yang memang ada sedikit sinyal.

“Jangankan mau browsing internet, mau telepon aja susahnya minta ampun,” jelas Lulut kepada Fakta Banten, Senin (10/7/2017).

Advertorial

Advertorial

Karena itu, Lulut berharap, para provider jaringan seluler untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Desa Sangiang Jaya dalam berkomunikasi.

“Kalau butuh lahan untuk tower jaringan, kami siap menyediakan, yang penting kami bisa mendapatkan signal yang baik dalam berkomunikasi,” tandasnya.

Senada dikatakan Uci, masyarakat disana mengaku sangat berharap Desa Sangiang Jaya memiliki tower jaringan seluler, mengingat sangat pentingnya hal tersebut untuk berbagai macam urusan.

“Selain untuk mengetahui informasi melalui HP, kami juga sangat kesulitan untuk berkomunikasi ketika ada kepentingan yang sangat mendesak. Contohnya seperti untuk menghubungi sanak keluarga, menghubungi tim medis dan bahkan untuk melakukan transaksi jual beli hasil bumi dengan pembeli yang ada di kota,” keluhnya. (*)

 

Sejumlah pemuda desa berkumpul di kantor Desa Sangiang Jaya untuk mendapatkan akses signal seluler yang lebih baik untuk bisa berkomunikasi via ponsel / Dok