Bantah Gunakan Ijazah Palsu, Ini Kata Calon Kades Jayamanik Lebak

LEBAK – Kepala Desa yang juga maju kembali yang ketiga kalinya sebagai calon kepala desa Jayamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Armin rencananya akan dilaporkan ke Polisi oleh warganya sendiri.

Rencana pelaporan tersebut terkait dugaan penggunaan ijazah palsu alias bodong, namun ketika dikonfirmasi oleh wartawan terkait kabar tersebut. Armin membantah dan siap mengundurkan diri jika memang ada Ijazah yang digunakannya sebagai salah satu persyaratan dinyatakan bodong.

“Jadi mulai dari hati nurani saya berangkat menjadi pemimpin di tingkatan desa pada tahun tahun 2007, dan di pilkades 2016 saya sempat di Lapdu kan oleh sodara Rabin ke Polres Lebak. Namun beliau sendiri juga yang mencabut lapdu karena dirasa tidak memenuhi unsur dan itu bisa kami buktikan dengan surat pernyataan yang di tanda tangani oleh saya dengan Rabin serta disaksikan oleh tiga orang saksi Erwin, Ewa, Buya Karis,” kata Armin ketika dikonfirmasi Faktabanten.co.id, Sabtu (21/08/2021).

Menurut Armin pihaknya menanggapi dengan santai untuk menghadapi perkara seperti ini, karena bukan pertama kali Rabin menebar kegaduhan dengan keegoisannya karena mungkin ketidak senangannya kepada dia.

“Saya baca dia mengatasnamakan masyarakat Jayamanik, padahal semalam para tokoh banyak dan berkumpul di rumah saya rencananya untuk mempersoalkan perkara yang dibuat Rabin tersebut. Namun saya mencegah rencana tersebut karena untuk apa ngeladenin orang yang tidak jelas,” jelasnya.

“Logikanya saya tidak akan lolos dari verifikasi panitia jika ada persyaratan yang menghambat saya pribadi dalam konstalasi politik desa, kan semua pihak daripara kandidat calon kepala Desa juga sudah menandatangani surat pernyataan bahwa dari tiga kandidat yang maju berkasnya memenuhi persyaratan tapi kenapa sekarang kembali ada kegaduhan yang itu-itu ajah,” imbuhnya.

“Jadi semoga dengan adanya dinamika seperti ini kita semua dapat mengambil hikmahnya, yang mana salah satunya ghiroh masyarakat tentang perhatian terhadap pemilihan kepala Desa Jayamanik meningkat. Tapi jangan lupa jika hanya ingin menjegal satu kandidat ada kandidat lain yang kita belum mengetahui tentang hasil Pilkades pada tahun ini karena ada tiga kandidat,” tegasnya. (*/EzaYF).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien