Dampak Kekeringan, PWI Lebak Salurkan Bantuan Air Bersih dan Air Minum

Dprd

 

LEBAK – Persatuan Wartawan Indonesia(PW)) Kabupaten Lebak menggelar bakti sosial berupa pembagian air bersih satu tangki dengan kapasitas 5000 liter dan 180 air minum galon kemasan 15 liter kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kampung Suka Maju, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Dikatakan Ketua PWI Kabupaten Lebak, Fahdi Khalid, kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan karena dilatarbelakangi saat ini di bumi Multatuli dilanda kekeringan ekstrim akibat El-Nino disebagian besar wilayah Lebak.

Tentu saja sebagai organisasi profesi pers yang perduli terhadap sesama, maka, wajib kiranya berperan serta dalam membantu meringankan beban warga terdampak kekeringan.

“Sesuai dengan arahan dari ketua PWI Banten, maka kita harus hadir ditengah tengah masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk bidang kemanusiaan. Saat ini kami melihat warga sangat membutuhkan pasokan sarana air bersih, oleh karena itu, kami berupaya memberikan kontribusi semampu kami,” kata Fahdi Khalid kepada wartawan, Kamis, (12/10/2023).

Sankyu rsud mtq

Kata Fahdi, berdasarkan data yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lebak. Saat ini hampir di 28 Kecamatan yang ada di Lebak mengalami kekeringan, sehingga tercatat sekitar 1,1 juta warga terdampak kekeringan ekstrim.

Bahkan dalam data, sudah 90 desa pun terus dipasok bantuan air bersih oleh Pemerintah Kabupaten Lebak dengan sasaran 18.039 KK dengan jumlah penerima 72.156 jiwa.

Dede pcm hut

Sehingga kata dia, bedasarkan catatan itu pula, jajaran wartawan yang tergabung dalam organisasi yang ia pimpin berinisiasi untuk melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat demi membantu meringankan kebutuhan warga terhadap pasokan air bersih.

“Sampai saat ini, berdasarkan prediksi dan data yang ada di BPBD, musim kekeringan masih akan berlanjut. Maka dari itu PWI melalui Seksi Kesejahteraan melakukan aksi sosial berupa pendistribusian air bersih dan air minum,” tutup Fahdi Khalid.

Sementara Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lebak, Febby Rizky Pratama mengaku mengapresiasi aksi aksi sosial yang digagas PWI Lebak. Saat ini kata dia, memang masih banyak warga yang terdampak kekeringan, ini juga membuktikan jika permasalah kekeringan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi juga dibutuhkan bantuan dari pihak swasta atau lainnya.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PWI Lebak. Selain dari Pemkab Lebak, bencana kekeringan ini juga kan membutuhkan uluran tangan dari pihak lain, dan sekali lagi saya menilai PWI selalu hadir membantu warga yang terkena bencana,” ucap Febby.

Ketua RW 19 Kampung Suka Maju, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Ustad Juned mengaku berterima kasih kepada PWI Lebak karena telah perduli dengan warganya.

Kata dia, sejak 6 bulam terakhir memang warganya kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Sekedar diketahui, aksi sosial pendistribusian air bersih dan air minum yang dilakukan oleh PWI Lebak juga berkerja sama dengan Yayasan Mengetuk Pintu Langit, Juru Sembelih Halal (Juleha) DPW Provinsi Banten dan Gemstours. (*/Red)

Bank bnten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien