Iklan Banner

Dispora Lebak Bangkitkan Semangat Pelajar Lewat Lomba Baris-Berbaris Piala Bupati

Pandeglang Gerindra HUT

 

LEBAK– Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lebak kembali menghidupkan semangat nasionalisme dan disiplin generasi muda melalui ajang Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Piala Bupati Lebak 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program tahunan Bidang Kepemudaan yang bertujuan membentuk karakter dan mental juang pelajar sejak dini.

Dalam lomba yang digelar satu hari penuh ini, tercatat 35 regu pelajar turut ambil bagian, terdiri dari 8 SD/MI, 16 SMP/MTs, dan 11 SMA/SMK/MA sederajat.

Mereka tampil memukau di hadapan dewan juri dan ratusan penonton, memperebutkan Juara Umum, Juara Tim Terbaik, dan Juara Harapan, dengan total hadiah berupa trofi, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan.

Kepala Dispora Lebak, Nevi Pahlevi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba baris-berbaris, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam membina karakter generasi muda.

“Kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas melalui kegiatan positif seperti ini. Ini bukan hanya soal baris-berbaris, tapi soal membangun mental dan kepemimpinan sejak dini,” tegas Nevi saat membuka acara, pada Sabtu (2/8/2025).

Agil HUT Gerindra

Nevi juga mendorong sinergi antara Dispora dan Dinas Pendidikan untuk terus memperluas ruang pembinaan bagi pelajar.

“Kami mengajak Dinas Pendidikan untuk terus berkolaborasi. Pendidikan karakter harus diperkuat, tidak hanya di kelas, tapi juga melalui kegiatan lapangan yang membentuk jiwa dan sikap anak-anak kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Sadeli, selaku ketua pelaksana kegiatan, mengapresiasi antusiasme luar biasa dari para peserta. Menurutnya, LBB bukan sekadar lomba, tetapi momentum untuk memupuk rasa cinta tanah air dan solidaritas di kalangan pelajar.

“Tiap regu tampil dengan semangat penuh. Ini menandakan bahwa semangat kebangsaan masih tumbuh subur di kalangan pelajar Lebak. Kami bangga bisa memfasilitasi ruang aktualisasi positif bagi mereka,” ujar Sadeli.

Lomba berlangsung selama satu hari penuh, dan seluruh penilaian dilakukan secara objektif oleh juri independen.

Para pemenang diumumkan pada sore hari setelah seluruh regu menuntaskan giliran tampil.

Lebih dari sekadar kompetisi, LBB menjadi simbol bahwa pendidikan karakter bisa diraih lewat gerakan yang disiplin dan kerja sama tim.

Dispora Lebak berhasil membuktikan bahwa pembinaan generasi muda tidak harus rumit, cukup dengan konsisten, nyata, dan bermakna. (*/Sahrul)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien