Pandeglang Gerindra HUT

Empat Rumah Warga Nyaris Roboh, Karang Taruna Lebak Bergerak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Saiful Basri HPN

 

LEBAK – Di tengah geliat pembangunan yang terus digaungkan, masih ada sudut-sudut Kabupaten Lebak yang menyimpan potret lain rumah-rumah reyot dengan dinding lapuk, atap bocor, dan lantai tanah yang setiap hari dihuni warga kurang mampu. Bangunan itu berdiri rapuh, seolah menunggu waktu untuk roboh.

Kondisi tersebut mendorong Karang Taruna Kabupaten Lebak bersama Karang Taruna Provinsi Banten untuk turun tangan.

Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, organisasi kepemudaan ini merancang program rehabilitasi empat unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu tahun. Perencanaan program tersebut mulai digulirkan pada Jumat, 30 Januari 2026.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak, H. Kuncoro, menegaskan bahwa langkah ini berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi sosial masyarakat di daerahnya.

Menurutnya, jumlah rumah rusak jauh melampaui kemampuan anggaran pemerintah untuk menanganinya secara menyeluruh.

“Kami memahami keterbatasan pemerintah. Sementara di lapangan, masih banyak warga yang tinggal di rumah yang sudah tidak layak. Karena itu, Karang Taruna memilih hadir dan bergerak, meski dengan kemampuan yang terbatas,” ujar Kuncoro.

Ia menambahkan, peran Karang Taruna tidak semata menjalankan aksi sosial, tetapi juga menjadi penyambung aspirasi masyarakat agar persoalan rumah tidak layak huni mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah daerah hingga pusat.

Program rehabilitasi RTLH ini diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi warga penerima manfaat bahwa di tengah keterbatasan, kepedulian sosial masih hidup dan nyata.

Bagi mereka, rumah yang lebih aman bukan sekadar bangunan, melainkan simbol martabat dan rasa kemanusiaan.

Ke depan, Karang Taruna Lebak membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat umum.

Harapannya sederhana namun mendasar tak ada lagi warga Lebak yang harus bertahan hidup di rumah yang nyaris roboh. (*/Sahrul).

Iklan GoR Cilegon
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien