Hardiknas 2025; Empat OKP Geruduk Dindik Lebak, Tuntut Perbaikan Pendidikan

 

LEBAK – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Kabupaten Lebak diwarnai aksi kritis dari empat organisasi kemahasiswaan.

HMI MPO, GMNI, PP Imala, dan HMI DIPO menggeruduk Kantor Dinas Pendidikan Lebak, pada Jumat (2/5/2025), sebagai bentuk protes terhadap buruknya layanan dan infrastruktur pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam aksi yang berlangsung, para mahasiswa membawa spanduk bertuliskan tuntutan perbaikan sistem pendidikan.

Mereka menyoroti kondisi sekolah-sekolah yang memprihatinkan, mulai dari ruang kelas rusak, kekurangan guru, hingga keterbatasan akses teknologi.

Kandi Permana, Ketua HMI MPO Lebak, mengatakan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, tapi bentuk kepedulian terhadap nasib generasi muda.

“Kami ingin Hardiknas bukan hanya seremoni, tapi momentum koreksi terhadap sistem pendidikan yang pincang,” ujarnya kepada Fakta Banten.

Senada dengan itu, Ketua GMNI Lebak, Rusmana, menyebut banyak sekolah di pelosok masih kekurangan fasilitas dasar seperti toilet layak dan listrik.

“Miris, sementara anggaran pendidikan besar, tapi tidak terasa di bawah,” ucapnya.

Ridwan dari PP Imala menambahkan bahwa pemerintah harus lebih peka terhadap realitas yang dihadapi siswa dan guru.

“Kami menuntut pemerataan akses pendidikan, terutama di wilayah terpencil yang selama ini terabaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua HMI DIPO, Hery Gunawan, menyuarakan perlunya pembenahan menyeluruh dalam kebijakan pendidikan.

“Jangan hanya fokus pada pencitraan. Yang kami minta adalah keadilan untuk anak-anak Lebak agar mendapat pendidikan layak,” katanya.

Dalam orasinya, para mahasiswa juga menyinggung lemahnya pengawasan terhadap penggunaan dana BOS dan kurangnya transparansi dalam distribusi anggaran pendidikan.

Mereka berharap dinas pendidikan tidak tutup mata terhadap fakta yang terjadi di lapangan.

Aksi empat OKP di momen Hardiknas 2025 ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal angka-angka anggaran, melainkan soal keberpihakan pada masa depan.

Seruan mahasiswa hari ini adalah suara nurani masyarakat yang menuntut keadilan bagi anak-anak bangsa di Kabupaten Lebak. (*/Sahrul).

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien