Investasi Rp549 Miliar Masuk ke Lebak pada Triwulan II 2025, Sektor Perumahan dan Transportasi Mendominasi

LEBAK – Kabupaten Lebak mencatatkan capaian investasi baru sebesar Rp549 miliar sepanjang triwulan kedua 2025.
Realisasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp485,8 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp60,2 miliar.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Robertus Erwin, mengatakan angka tersebut diperoleh dari laporan periodik dan sistem online yang wajib disampaikan oleh perusahaan PMDN maupun PMA.
“Lebak masih menjadi daerah yang cukup seksi bagi investor. Penataan kawasan yang terukur serta biaya tenaga kerja yang kompetitif menjadi daya tarik utama dibanding wilayah lain,”ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (31/8/2025).
Berdasarkan data DPMPTSP, beberapa sektor mencatat kontribusi besar terhadap capaian tersebut. Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menyumbang Rp139 miliar.

Sementara perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencapai Rp96 miliar.
Selain itu, pertambangan menyumbang Rp41 miliar, perdagangan dan reparasi Rp50 miliar, serta Rp58 miliar berasal dari berbagai sektor industri lainnya.
Erwin menilai sektor perumahan masih akan terus tumbuh pesat, mengingat keberadaan jalur commuter line dan ketersediaan lahan yang luas.
“Permintaan rumah akan terus meningkat, terutama di sekitar kawasan strategis yang terhubung dengan akses transportasi,” jelasnya.
Erwin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lebak berkomitmen menjaga iklim investasi tetap kondusif. Kemudahan perizinan dan fasilitas layanan pengaduan juga disiapkan untuk melindungi investor.
“Kami yakin pembangunan jalan tol Serang-Panimbang akan memberikan multiplier effect yang besar terhadap arus investasi di Lebak. Sampai saat ini semua pihak mendukung penuh dan situasi tetap kondusif,” katanya.
Dengan capaian investasi Rp549 miliar di triwulan II 2025, Kabupaten Lebak optimistis bisa terus memperluas peluang penanaman modal serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. (*/Sahrul).

