Jelang Idul Fitri, Bupati Lebak Jenguk Pasien Rawat Inap RSUD Adjidarmo

Gerindra Nizar

LEBAK – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama Wakil Bupati Ade Sumardi menyempatkan diri mengunjungi RSUD Adjidarmo untuk memberikan dukungan moral kepada pasien rawat inap pada malam takbir Hari Raya Idul Fitri Sabtu (24/6/2017) 1438 Hijriyah, mengingat mereka para pasien dipastikan tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga di rumah.

Iti Octavia yang didampingi langsung oleh suaminya Farid Dermawan, disambut gembira oleh para pasien dan keluarga pasien yang tidak menyangka dijenguk oleh Bupati Lebak pada malam Idul Fitri saat ini.

“Sebagian besar dari kita bersukacita menyambut Idul Fitri, ada yang takbiran, ada yang menyiapkan segala sesuatu untuk Sholat Ied. Namun ada beberapa dari saudara kita dalam kondisi sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit. Karena itu saya datang membesuk, memberikan semangat kepada pasien,” kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya kepada wartawan.

Fraksi serang
Fraksi

Selain itu, Iti juga menegaskan kepada manajemen rumah sakit dan Puskesmas untuk siap siaga 24 jam, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama lebaran hingga satu minggu setelah lebaran.

“Dalam kondisi malam takbiran, hari lebaran sampai seminggu setelah lebaran, rumah sakit dan Puskesmas harus siap 24 jam, untuk dapat memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan, seperti UGD dan pelayanan kesehatan lainnya, begitu pula dengan Dokter Spesialis maupun Dokter Umum harus siap 24 jam,” katanya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr Adjidarmo Sukirman juga menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pelayanan kesehatan baik itu di rumah sakit Dr Adjidarmo maupun pelayanan di Puskesmas selama liburan hari raya idul fitri.

“Kami sudah mengatur jadwal piket terutama di Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Lebak, jadi tidak harus ke RSUD lagi karena di Puskesmas pun siap melayani masyarakat selama masa liburan hari raya idul fitri 1438 Hijiriyah,” kata pria yang akrab disapa Maman ini. (*)

Gerindra kuswandi