Nelayan Lebak Ditemukan Meninggal di Pantai Cihara, Terlilit Jaring Saat Melaut

LEBAK– Aktivitas sore di pesisir Pantai Cipagar, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, mendadak terhenti ketika kabar duka menyebar.
Seorang nelayan, Dian Haerani (45), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah diduga terjerat jaring miliknya sendiri saat mencari ikan di perairan dangkal.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/2/2026) sore. Korban diketahui merupakan warga Kampung Cihuni, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, yang sehari-hari melaut di wilayah pesisir selatan Kabupaten Lebak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga yang melintas di sekitar pantai.
Saat ditemukan, tubuh korban masih terlilit jaring jenis rampus yang biasa digunakan untuk menangkap ikan.
Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin, menjelaskan dugaan sementara korban tengah menurunkan jaring ketika insiden terjadi.

“Diduga korban sedang menebar jaring dengan posisi air sekitar setengah badan. Kemungkinan datang ombak lalu korban terjerat jaringnya sendiri. Jaring terlihat seperti baru diturunkan,” ujar Lukman, Sabtu (14/2/2026).
Ia menambahkan, kondisi ombak saat itu relatif normal. Namun sebelumnya sempat turun gerimis di kawasan tersebut pada siang hari.
Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, membenarkan adanya laporan penemuan nelayan meninggal dunia di wilayah Pantai Cipagar. Laporan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 18.30 WIB.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi warga ke rumah terdekat sebelum kemudian dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat pernyataan resmi. Korban telah dimakamkan pada hari yang sama.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi nelayan tradisional, terutama saat bekerja seorang diri di perairan terbuka.
Aparat dan relawan keselamatan pantai mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan kondisi cuaca, serta memastikan penggunaan alat tangkap dilakukan dengan aman guna mencegah kejadian serupa.
Bagi masyarakat pesisir Lebak, laut adalah sumber penghidupan. Namun di balik hasil tangkapan yang diharapkan, selalu ada risiko yang harus dihadapi dengan kehati-hatian dan kesiapsiagaan. (*/Sahrul).

