Pengendara Keluhkan Kondisi Jalan di Rangkasbitung yang Amblas

LEBAK – Pengendara roda dua maupun roda empat harap berhati-hati bila melintasi jalan Raya Ir. Soetami Cikande-Rangkasbitung, lebih tepatnya di Km 9.

Pasalnya, tembok penahan tanah mengalami amblas sejak dua bulan yang lalu. Amblasnya penahan tanah ini diakibatkan karena intensitas hujan yang tinggi dan sering dilalui oleh kendaraan berat yang over tonase.

Dalam pantauan di lokasi, setengah dari jalan raya mengalami kerusakan parah karena kondisinya amblas, meskipun beberapa waktu lalu sudah ada proses pengurukan dari pihak berwenang ketika menjelang arus mudik.

Proses pengurukan tersebut dirasa kurang tepat, karena kondisi tanah di sisi jalan raya sering mengalami amblas dan harus dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT).

Ahmad, serang warga Rangkasbitung mengeluh atas kondisi ini. Lantaran membuat pengendara tak nyaman melintasi jalan tersebut. Selain itu, debu juga sering mengganggu pernapasan bila melintas.

Dishub

“Pemerintah harus bertindak cepat dalam hal ini, karena bagaimanapun kondisi jalan di sini sering mengalami amblas dalam kurun waktu satu tahun kebelakang yang disebabkan intensitas hujan dan lalu lalangnya kendaraan berat seperti mobil fuso bermuatan pasir,” katanya dengan nada kesal kepada faktabanten.co.id, Jum’at (29/6/2018).

Ahmad melanjutkan, selain merugikan warga sekitar, juga mengancam keselamatan pengendara karena seringnya pengendara mengalami kecelakaan. Bahkan ada mobil yang nyangkut ke aspal karena kondisi jalan yang berlubang.

Meski sudah ada pengurukan yang dilakukan dinas terkait, ia menginginkan agar pembenahan jalan tersebut secara serius dibenahi.

“Bukan malahan hanya sekedar menguruk dan memasang spanduk kecil tanda himbauan bahwa jalan itu amblas. Sering juga di sindir oleh para pemuda di sini yang menguruk jalan agar pemerintah memperhatikan denan serius, tapi ya sampai saat ini belum ada penanganan” katanya.

Ahmad berharap, agar pemerintah terkait lebih seris memperhatikan infrastruktur di Rangkasbitung ini.

“Harapan saya semoga pemerintah dapat segera mengambil tindakkan nyata untuk perbaikan jalan dan membangun tembok penahan tanah, agar tidak mengancam keselamatan pengendara serta tidak mengganggu aktivitas warga sekitar,” tegasnya. (*/Eza-YF)

KPID Banten