Polemik di Acara Halalbihalal Telah Usai, Bupati Lebak Datang Langsung ke Rumah Wakil Bupati
LEBAK– Polemik yang sempat mencuat antara Bupati Lebak dan Wakil Bupati di acara halalbihalal Pemkab Lebak, Senin (30/3/2026) kini mulai mereda.
Kunjungan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya ke kediaman Wakil Bupati Amir Hamzah di Kapugeran, Rangkasbitung Barat, Rabu (1/4/2026), menjadi titik balik penting dalam merajut kembali komunikasi di tingkat pimpinan daerah.
Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih setengah jam dan turut dihadiri Sekretaris Daerah serta sejumlah tokoh masyarakat.
Momen ini dinilai sebagai langkah konkret untuk meredakan ketegangan yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik.
Fokus utama dari pertemuan itu, sebagaimana disampaikan oleh Amir Hamzah, adalah pentingnya membangun pola komunikasi yang sehat, terbuka, dan saling menghargai antarpejabat publik.
“Alhamdulillah, persoalan sudah diselesaikan dengan baik. Tadi beliau datang langsung dan menyampaikan permohonan maaf,” ujar Amir kepada Fakta Banten, Rabu (1/4/2026).
Lebih lanjut, Amir menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran bersama, khususnya dalam menjaga etika komunikasi di ruang publik maupun dalam forum resmi pemerintahan.
“Ke depan, beliau juga berkomitmen untuk memperbaiki pola komunikasi, bukan hanya kepada saya, tapi juga kepada semua pihak,” tambahnya.
Sikap tersebut dinilai penting sebagai bentuk kedewasaan dalam berpolitik sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog yang bijak.
Sebelumnya, ketegangan sempat terjadi usai pernyataan Bupati dalam acara halalbihalal yang menyinggung masa lalu pribadi Wakil Bupati.
Hal itu memicu reaksi spontan dari Amir yang memilih meninggalkan acara sebagai bentuk keberatan.
Namun, melalui pertemuan langsung ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri polemik dan kembali fokus pada tugas utama dalam melayani masyarakat Kabupaten Lebak.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa komunikasi yang baik merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik. (*/Sahrul).

