Relokasi PKL ke Pasar Semi Belum Terealisasi, Pemkab Lebak Angkat Suara
LEBAK– Rencana pemindahan lebih dari 800 pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan pusat Kota Rangkasbitung ke Pasar Semi di Desa Narimbang Mulya masih belum direalisasikan.
Meskipun bangunan pasar tersebut telah berdiri dan siap digunakan, Pemerintah Kabupaten Lebak memilih menunda pelaksanaan demi memastikan segala aspek penunjang benar-benar layak.
Pasar Semi, yang dahulu dikenal sebagai Pasar PKL Kandang Sapi, kini disiapkan menjadi lokasi resmi bagi para pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga dan Jalan Tirtayasa. Namun, hingga akhir Juni 2025, belum ada tanggal pasti relokasi diumumkan.
Asisten Daerah I Setda Lebak, Alkadri, menuturkan bahwa pemerintah tak ingin mengambil risiko dengan memindahkan pedagang ke lokasi yang belum sepenuhnya siap.
“Secara bangunan memang sudah bisa digunakan, tapi kami masih menginventarisasi kekurangan-kekurangan teknis agar tidak menimbulkan keluhan di kemudian hari,” kata Alkadri, Rabu (25/6/2025).
Ia menyebut, beberapa fasilitas vital masih dalam tahap evaluasi, mulai dari akses jalan yang memadai, lahan parkir, fasilitas ibadah, toilet umum, hingga sistem pengelolaan pasar secara keseluruhan.
“Kami ingin semuanya benar-benar matang. Jangan sampai nanti muncul masalah baru karena terburu-buru,” jelasnya.
Selain infrastruktur, Alkadri juga menekankan pentingnya edukasi dan komunikasi langsung kepada para pedagang.
“Masih ada yang belum memahami arah kebijakan ini. Maka kami akan lakukan sosialisasi secara bertahap agar tidak menimbulkan miskomunikasi,” ujarnya.
Mengenai waktu pelaksanaan sosialisasi dan pembahasan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Alkadri belum bisa memberikan kepastian.
Namun ia memastikan proses tersebut akan berlangsung secara maraton dalam waktu dekat.
“Perlu digarisbawahi bahwa ini bukan penggusuran. Tujuan utama kami adalah menertibkan fungsi jalan umum dan menyediakan tempat usaha yang layak bagi para pedagang,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap relokasi ini dapat diterima semua pihak.
Alkadri menuturkan, langkah tersebut adalah bagian dari upaya besar untuk menata wajah kota agar lebih rapi dan memberi kenyamanan bagi pedagang maupun pengguna jalan.
“Semua dilakukan demi kepentingan bersama. Jika tertata dengan baik, semua pihak akan merasakan manfaatnya,” tutupnya. (*/Sahrul).


