
LEBAK – Momen libur Lebaran 2026 di jalur wisata selatan Kabupaten Lebak kembali diwarnai insiden kecelakaan.
Sebuah bus yang mengangkut rombongan wisatawan dilaporkan terguling di jalur ekstrem Tanjakan Cariang, akses menuju kawasan Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Selasa (24/3/2026) pagi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat kendaraan melaju di jalur menurun yang dikenal curam dan penuh tikungan tajam.
Bus yang membawa sekitar 36 penumpang asal Bekasi itu diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya tergelincir ke sisi jalan.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 21 penumpang mengalami luka-luka.
Seluruh korban langsung dievakuasi oleh petugas gabungan ke Puskesmas Bayah dan RSUD Cilograng untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan, menyampaikan bahwa dugaan awal kecelakaan mengarah pada faktor kelelahan pengemudi saat melintasi jalur rawan tersebut.
“Indikasi sementara sopir dalam kondisi mengantuk, sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan saat melintas di turunan. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Aris kepada Fakta Banten, Selasa (24/3/2026).

Di lokasi terpisah, Ketua Balawista Lebak, Erwin Komarasukma, yang turut memantau proses evakuasi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menilai kecelakaan terjadi di tengah lonjakan kendaraan menuju destinasi wisata selatan.
“Jalur ini memang padat sejak libur Lebaran. Tanjakan Cariang memiliki karakter medan yang cukup teknis, sehingga membutuhkan kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi yang prima,” kata Erwin.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh korban telah tertangani dengan cepat oleh tim di lapangan.
Balawista bersama unsur terkait turut membantu pengamanan dan evakuasi guna mencegah kemacetan panjang di jalur tersebut.
Baik kepolisian maupun Balawista mengimbau para pengendara, khususnya wisatawan yang menuju kawasan Sawarna, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pengemudi diminta memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, serta beristirahat jika mengalami kelelahan sebelum melanjutkan perjalanan.
Sebelumnya, pernah terjadi juga sebuah kendaraan angkutan kota (angkot) yang mengangkut rombongan wisatawan dikabarkan mengalami insiden di kawasan Tanjakan Cariang, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Minggu (22/3/2026).
Informasi awal yang beredar menyebutkan, angkot tersebut melayani rute Perum Binong Permai- Malabar – Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspemkab), dan tengah membawa penumpang yang diduga hendak berwisata ke kawasan pantai Sawarna.
Jalur Tanjakan Cariang sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Lebak selatan, terutama saat volume kendaraan meningkat pada musim liburan. (*/Sahrul)



