Wisata Anyer

Tradisi Kunut Dongkrak Permintaan Cangkang Ketupat, Pengrajin di Lebak Kewalahan Penuhi Pesanan

 

LEBAK – Tradisi Kunut yang masih terjaga di Kabupaten Lebak membawa berkah tersendiri bagi para pengrajin cangkang ketupat.

Menjelang hari pelaksanaan tradisi tersebut, permintaan cangkang ketupat meningkat tajam hingga membuat perajin mengaku kewalahan.

Seperti yang dirasakan para pengrajin di beberapa kampung di Kabupaten Lebak.

Dalam beberapa hari terakhir, pesanan datang silih berganti, bukan hanya dari warga sekitar, tetapi juga dari luar kecamatan.

“Biasanya sehari paling puluhan ikat, sekarang bisa ratusan bahkan ribuan. Sampai harus tambah jam kerja,” ujar salah seorang pengrajin, Asih saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/3/2026).

Cangkang ketupat yang dijual dengan harga Rp3.000 hingga Rp4.500 per 12 buah itu menjadi kebutuhan utama masyarakat yang hendak merayakan Tradisi Kunut.

Tradisi ini identik dengan sajian ketupat sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Menurutnya, lonjakan pesanan mulai terasa beberapa hari sebelum puncak tradisi. Dalam kondisi normal, produksi dilakukan secara santai.

Namun kini, proses menganyam daun kelapa muda harus dikebut untuk mengejar target pesanan.

Sebagian pengrajin bahkan melibatkan anggota keluarga agar produksi bisa lebih cepat.

Meski melelahkan, mereka mengaku senang karena tradisi tahunan ini selalu memberi dampak ekonomi yang nyata.

“Kami bersyukur. Tradisi tetap jalan, rezeki juga ikut mengalir,” pungkas Asih. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien