Wisata Anyer

Tragis! Penggali Sumur di Malingping Tewas Tertimbun Longsoran Tanah dan Bata

Dindik HUT Tangerang Kab

LEBAK- Kecelakaan kerja saat menggali sumur terjadi di Kampung Cikadu, RT 010/RW 003, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (11/10/2026).

Seorang pekerja bernama Mohamad Deni (37) meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tanah dan material batu bata ketika hendak memperdalam sumur milik warga.

Proses evakuasi korban berlangsung hingga malam hari. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Lebak, petugas pemadam kebakaran, anggota Polsek Malingping, serta warga setempat bahu-membahu mengangkat korban dari dalam sumur.

Staf Ahli Bupati HUT Tangerang Kab

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

“Korban tertimbun longsoran tanah dan material batu bata saat bekerja memperdalam sumur di wilayah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping,” ujar Febby, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika pemilik rumah, Isa, memanggil tiga pekerja untuk memperdalam sumur yang sudah tidak memiliki air. Ketiga pekerja tersebut adalah Deni, Asam, dan Acin.

Sekitar pukul 07.30 WIB, Deni mulai turun ke dalam sumur yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 10 meter.

Namun, sesaat setelah mencapai dasar sumur, tanah dan material batu bata di bagian sumur mengalami longsor hingga menimbun tubuh korban.

Disdukcapil HUT Tangerang Kab

“Material tanah dan batu bata yang longsor menimpa korban ketika berada di dalam sumur. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi membutuhkan penanganan bersama dari petugas dan warga,” kata Febby.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada anggota Polsek Malingping sekitar pukul 08.00 WIB oleh Tomi, Sekretaris Desa Cipeundeuy. Laporan tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk mendatangi lokasi dan melakukan penanganan lebih lanjut.

Tim gabungan selanjutnya melakukan upaya evakuasi dengan melibatkan personel Basarnas, BPBD Lebak, petugas Damkar, anggota kepolisian, serta masyarakat di sekitar tempat kejadian.

“Petugas gabungan bersama masyarakat melakukan evakuasi secara gotong royong. Korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur sekitar pukul 22.00 WIB dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Febby.

Korban diketahui bernama lengkap Mohamad Deni bin Ahmad, berusia 37 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai penggali sumur dan berdomisili di Kampung Cikadu, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping.

Dua rekan kerja korban, Asam (38) dan Acin (40), tercatat sebagai saksi dalam peristiwa tersebut. Keduanya diketahui bekerja sebagai penggali sumur.

“Selain membantu proses evakuasi, petugas juga mendatangi lokasi kejadian serta melakukan pendataan terhadap korban dan para saksi,” tutur Febby.

Peristiwa ini menjadi3 pengingat pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas penggalian sumur, terutama pada pekerjaan di ruang terbatas dan berkedalaman tinggi. Kondisi tanah, kekuatan dinding sumur, serta potensi runtuhan material perlu menjadi perhatian sebelum pekerjaan dilakukan. (*/Sahrul).

Bina Marga HUT Tangerang Kab
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien