Dinkes Kota Serang HPN

Usai Mogok Sekolah, Siswa di Cimarga Bangkit dengan Semangat Baru, KNPI Lebak Hadir Bawa Pesan Damai dan Empati

DPRD Kota Serang HPN

 

LEBAK – Dua hari setelah sempat mogok sekolah, wajah-wajah ceria kini kembali menghiasi ruang kelas SMA Negeri 1 Cimarga.

Deru langkah siswa menuju kelas menjadi tanda bahwa semangat belajar belum padam.

Mereka datang lebih awal, membawa buku dan tekad baru untuk memperbaiki keadaan.

Kehadiran DPD KNPI Kabupaten Lebak, Rabu (15/10/2025), menjadi titik balik yang berarti. Tak hanya meninjau situasi, tetapi juga memberi motivasi langsung kepada para pelajar agar kembali fokus menatap masa depan.

“Setiap masalah pasti membawa pelajaran. Yang penting bukan siapa yang salah, tapi bagaimana kita memperbaikinya,” ucap Cucu Komarudin, Ketua DPD KNPI Lebak saat berkunjung ke SMA 1 Cimarga.

Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan. Beberapa siswa bahkan tampak haru saat menyampaikan permohonan maaf kepada guru mereka.

Momen itu menjadi simbol rekonsiliasi dan kebangkitan semangat baru di lingkungan sekolah.

KNPI memandang, konflik kecil yang sempat mencuat di dunia maya tak boleh menjadi tembok pemisah antara guru dan murid.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Sebaliknya, harus dijadikan momentum memperkuat nilai kemanusiaan, kedisiplinan, dan rasa saling menghormati dalam dunia pendidikan.

“Kami ingin menegaskan, guru bukan musuh bagi siswa, dan siswa bukan lawan bagi guru. Keduanya adalah mitra dalam membangun masa depan bangsa. Mari jaga kehormatan pendidikan dengan saling memahami,” lanjut Cucu dengan nada menenangkan.

Pihak sekolah menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai, dukungan dari organisasi kepemudaan seperti KNPI menjadi energi baru untuk membangun suasana positif di sekolah.

Beberapa guru bahkan menilai, pendekatan moral dan dialog terbuka lebih efektif dibanding hukuman keras dalam menumbuhkan kesadaran siswa.

Kini, setelah badai kecil itu berlalu, kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Cimarga berjalan normal. Para siswa terlihat lebih disiplin dan sopan terhadap guru.

Suasana kelas terasa lebih hangat, dan setiap tawa yang muncul seolah menegaskan: mereka telah belajar dari pengalaman.

“Kami janji akan lebih semangat dan menghormati guru. Kami ingin membuktikan bahwa kejadian kemarin jadi pelajaran berharga,”ujar salah satu siswa perempuan dengan nada mantap.

Di akhir kunjungan, KNPI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, sebagai jembatan moral antara generasi muda dan dunia pendidikan.

“KNPI akan terus menjadi ruang dialog, bukan arena konflik. Kami percaya, pendidikan yang berkarakter adalah fondasi utama membangun Lebak yang lebih maju,” tutup Cucu Komarudin.

Kini, dari Cimarga, lahir pesan bijak bagi seluruh sekolah di Indonesia: bahwa setiap perbedaan bisa diselesaikan dengan hati, dan setiap kesalahan bisa ditebus dengan niat baik serta semangat belajar yang tulus. (*/Sahrul).

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien