Viral Siswi SD Menari Tak Pantas, KNPI Lebak Soroti Urgensi Pendidikan Karakter
LEBAK– Sebuah video menampilkan siswi sekolah dasar menari dengan gerakan tak pantas dalam sebuah acara resmi sekolah memicu keresahan publik.
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak turut menanggapi, melalui Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan, Yanti.
Yanti menyebut tayangan tersebut sebagai isyarat darurat bagi semua pihak, mulai dari guru hingga orang tua.
Ia menilai bahwa lemahnya pengawasan serta kurangnya pembentukan karakter di rumah dan sekolah menjadi faktor utama.
“Sebagai seseorang yang peduli dengan dunia pendidikan dan perkembangan karakter anak, saya cukup kaget melihat video itu. Ini alarm keras bagi kita semua guru, orang tua, bahkan masyarakat luas,” ujar Yanti kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).
Ia menegaskan bahwa anak-anak usia sekolah dasar berada pada fase perkembangan mental yang sangat mudah dipengaruhi, terutama oleh media sosial yang saat ini begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih jauh, Yanti mendorong sekolah untuk kembali menghidupkan nilai-nilai lokal, salah satunya melalui seni tradisional.
Ia percaya bahwa kesenian daerah tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga mengajarkan adab dan identitas.
“Mengapa tidak kita ajarkan mereka tari tradisional? Bukan hanya indah secara budaya, tapi juga mengandung nilai adab, kesopanan, dan identitas lokal. Ini bisa menjadi filter alami dari arus budaya luar yang tidak sesuai usia anak,” tegasnya.
Menurut Yanti, sekolah tidak cukup hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga harus berfungsi sebagai wadah pembentukan kepribadian. Dalam proses ini, guru memerlukan dukungan penuh dari orang tua di rumah.
Ia mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi dan membimbing anak, terutama dalam penggunaan media sosial yang rentan menyuguhkan konten tidak layak konsumsi bagi anak-anak.
“Harapan kami, peristiwa ini menjadi refleksi bersama. Jangan sampai kita kehilangan arah dalam mendidik generasi muda. Mari kita kawal tumbuh kembang anak-anak kita dengan bijak dan penuh cinta,” pungkas Yanti. (*/Sahrul).
