Wisata Anyer

19 Kloter Haji Indonesia Sudah Pulang ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jemaah Jangan Bawa Zamzam dalam Koper

Posco Idul Adha

MAKKAH – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai berlangsung. Hingga siang hari waktu Arab Saudi, sebanyak 19 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan ke Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Kepala Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan pemulangan perdana dimulai pada 31 Mei 2026 atau 14 Zulhijah 1447 Hijriah. Kloter pertama yang diberangkatkan adalah BTH 1 Batam, kemudian disusul sejumlah kloter dari berbagai embarkasi lainnya.

“Alhamdulillah, sampai siang ini kami sudah melepas 19 kloter jemaah haji gelombang pertama menuju Tanah Air,” ujar Ihsan.

Menurutnya, pelepasan kloter perdana turut dihadiri jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia serta Kementerian Haji Arab Saudi. Kehadiran para pejabat tersebut bertujuan memastikan proses keberangkatan jemaah berjalan lancar.

PPIH Arab Saudi menegaskan bahwa pelayanan kepada jemaah tetap menjadi prioritas hingga pemulangan kloter terakhir. Seluruh petugas diminta tetap memberikan layanan terbaik meskipun rangkaian puncak ibadah haji telah selesai.

PT PCM Idul Adha

“Kami masih memiliki kewajiban melayani jemaah sampai kloter terakhir pulang ke Indonesia,” katanya.

Ihsan menjelaskan, pemulangan jemaah gelombang pertama dari Makkah melalui Bandara Jeddah akan berlangsung hingga 22 Juni 2026. Setelah itu, jemaah gelombang kedua akan diberangkatkan terlebih dahulu ke Madinah sebelum kembali ke Indonesia.

Secara keseluruhan, proses pemulangan jemaah haji Indonesia dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026. PPIH berharap seluruh tahapan pemulangan dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh jemaah.

Pada kesempatan yang sama, PPIH Arab Saudi kembali mengingatkan jemaah agar mematuhi ketentuan barang bawaan selama proses kepulangan. Salah satu pelanggaran yang masih sering ditemukan adalah penyimpanan air zamzam di dalam koper bagasi.

“Hari pertama pemeriksaan hampir rata-rata ditemukan botol-botol zamzam di dalam koper. Sesuai aturan, semuanya harus dikeluarkan,” tegas Ihsan.

Selain air zamzam, jemaah juga diimbau tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam bagasi maupun kabin pesawat, seperti senjata tajam, senjata api, serta power bank yang disimpan di dalam bagasi.

PPIH mengingatkan bahwa setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa satu koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram, satu koper kabin dengan berat maksimal 7 kilogram, serta tas paspor.

Seluruh barang bawaan akan melalui proses penimbangan dan pemeriksaan ketat menggunakan mesin X-ray. Barang yang tidak sesuai ketentuan akan dikeluarkan sebelum koper dikirim ke bandara.

Karena itu, jemaah diminta mematuhi seluruh aturan yang telah disosialisasikan agar proses pemeriksaan keamanan berjalan lancar dan tidak menghambat jadwal keberangkatan.

PPIH berharap kepatuhan jemaah terhadap ketentuan bagasi dapat mempercepat proses pemulangan serta memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang selama perjalanan menuju Indonesia.(*/Red/MCH 2026)

DPRD Banten Hari Pancasila
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien