Iklan Banner

Gara-gara Sebut Ketum PBNU Benci Habaib, Faizal Assegaf Dipolisikan GP Ansor

Pandeglang Gerindra HUT

JAKARTA – Pegiat media sosial Faizal Assegaf dipolisikan oleh GP Ansor setelah dianggap memfitnah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, Selasa (8/11/2022).

“Salah satu cuitannya mengatakan bahwa Ketum PBNU itu membenci habib dan dalang, untuk pembubaran habib. Itu pernyataan yang sangat keji sekali,” kata Ketua GP Ansor DKI Jakarta, M Ainul Yaqin, dilansir dari Kompas.com

Ainul menjelaskan, saat ini ada banyak habib yang menjadi anggota NU maupun pengurus PBNU.

Agil HUT Gerindra

“Makanya itu enggak benar dan fitnah,” imbuh dia.

Faizal lantas dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/5700/XI/2022/Polda Metro Jaya.

Ia diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain itu, pegiat media sosial tersebut juga dilaporkan dengan Pasal 14 ayat 2 dan Pasal 15 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ainul menjelaskan bahwa GP Ansor merupakan bagian dari badan otonom NU. Oleh karenanya, ia menganggap Ketua Umum PBNU merupakan simbol Nahdlatul Ulama.

“Kami GP Ansor anaknya NU, maka kami wajib membela orang tua kami,” tegas Ainul. (*/Kompas)

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien