Kisah Qari “Juara Nasional” yang Meninggal saat Baca Al-Qur’an di Rumah Menteri Sosial

Dprd ied

SURABAYA – Kabar duka datang dari seorang qari atau orang yang mahir membaca Al-Qur’an, Ustaz Jakfar Abdurrahman.

Dia menghembuskan napas terakhirnya saat mengisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an di kediaman Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, di Jemursari Surabaya, Jawa Timur, Senin pagi (24/4/2017).

Kala itu, di rumah Khofifah memang tengah digelar acara Peringatan Haul Almarhumin keluarga besar Khofifah Indar Parawansa. Sesuai jadwal, acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Siangnya, acara disambung dengan Hari Ulang Tahun ke-71 Muslimat Nahdlatul Ulama dan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani.

Sekitar jam 11.30 WIB, acara Haul Almarhumin keluarga Khofifah dimulai. Setelah dibuka, pembawa acara lalu mempersilahkan Ustaz Jakfar Abdurrahman untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Di atas panggung, dia membaca penggalan ayat dalam Surat Al-Mulk.

Semula tidak ada yang aneh saat Ustaz Jakfar memulai bacaan Al-Qur’an-nya. Hadirin menikmati dengan khusyuk lantunan Al-Qur’an dari suara qari bersuara merdu itu. Saat masuk ayat ketiga Surat Al-Mulk, tiba-tiba suara Jakfar serasa kian menjauh dan volumenya mengecil.

Mikrofon di tangannya menjauh dari bibir sang qari. Mikrofonnya lalu jatuh. Kepala Ustaz Jakfar menunduk sekitar beberapa detik. Tubuhnya miring, lalu roboh ke kanan.

“Orang-orang melihat heran ada apa. Yang di atas panggung juga melihat karena ada yang aneh,” kata Rofik Kurdi Ismail, salah satu panitia acara.

Beberapa panitia naik ke atas panggung memastikan yang sebenarnya terjadi. Menteri Khofifah yang melihat keanehan lalu naik ke atas panggung. Dia meminta petugas medis memeriksa kondisi Ustaz Jakfar.

“Dia lalu dibawa petugas ke RSI Jemursari,” ujar Rofik.

Satu jam kemudian, panitia acara mengumumkan bahwa Ustaz Jakfar dinyatakan meninggal dunia oleh dokter rumah sakit.

dprd tangsel

“Tapi katanya orang-orang tadi, waktu dibawa ke rumah sakit badan almarhum sudah dingin,” ucap Rofik.

Almarhum Ustaz Jakfar Abdurrahman, yang hidupnya berakhir saat melantunkan ayat suci Al-Qur’an ternyata hanya lulusan sekolah dasar. Tetapi sejak kecil dia gemar membaca Al-Qur’an.

Ustaz Jakfar adalah warga pabrik kulit Gang VI, Kelurahan/Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur. Rumah pria kelahiran 1961 itu tidak jauh dari rumah Menteri Khofifah.

“Beliau lulusan SD Taquma di Wonocolo. Tidak kuliah,” kata Kartika, tetangga almarhum.

Ustaz Jakfar, lanjut Kartika, diketahui belajar meneruskan pendidikan di pondok pesantren.

“Semua tahunya dia mondok, tapi tidak tahu mondoknya di mana. Di kampung warga tahunya beliau mondok saja,” ujar Kartika, yang saat tak sadarkan diri ikut mengantar almarhum ke rumah sakit.

Sekembali dari pondok, tutur Kartika, Ustaz Jakfar menularkan ilmunya dengan mengajar anak-anak kampung mengaji. Aktivitas itu dilakukannya hingga dia kemudian meninggal.

“Beliau juga juara nasional qari,” ucapnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga mengenal Ustaz Jakfar sebagai sosok yang ahli dalam membaca Al-Qur’an.

“Beliau tetangga saya, memang yang saya tahu pandai membaca Al-Qur’an, dan meninggal hari ini saat membaca Al-Qur’an. Insha Allah khusnul khotimah,” ujarnya. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Viva.co.id

Golkat ied