Wisata Anyer

Porsadinas ke-7 Siap Digelar di Pondok Gede, Santri Diniyah se-Indonesia Bersiap Unjuk Prestasi

JAKARTA – Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah kembali menunjukkan eksistensinya dalam pembangunan karakter generasi bangsa.

Melalui penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Nasional (PORSADINAS) ke-7, Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP-FKDT) menghadirkan sebuah ajang nasional yang mempertemukan potensi, kreativitas, dan prestasi santri diniyah dari berbagai penjuru Indonesia.

PORSADINAS ke-7 dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk memperkuat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memberikan ruang aktualisasi bagi peserta didik dalam bidang olahraga, seni, dan kreativitas keagamaan.

Bagi FKDT, PORSADINAS bukan sekadar kegiatan perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam mengembangkan potensi peserta didik Madrasah Diniyah Takmiliyah secara utuh.

Selama ini, Madrasah Diniyah Takmiliyah telah mengambil peran penting dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada anak-anak Indonesia. Di tengah tantangan perubahan zaman, lembaga pendidikan ini tetap konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap bangsa.

Melalui PORSADINAS, FKDT ingin menyampaikan pesan bahwa santri diniyah tidak hanya memiliki kemampuan dalam memahami ilmu agama, tetapi juga mempunyai potensi besar dalam olahraga, seni, kreativitas, dan berbagai bidang prestasi lainnya.

Madrasah Diniyah Bukan Pendidikan Pinggiran

Salah satu pesan penting yang ingin dibangun melalui PORSADINAS ke-7 adalah mengubah cara pandang masyarakat terhadap pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Madrasah Diniyah bukan pendidikan pelengkap yang keberadaannya dapat dipandang sebelah mata. Madrasah Diniyah merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki kekuatan spiritual, akhlak mulia, dan karakter kebangsaan.

Karena itu, keberadaan Madrasah Diniyah perlu mendapatkan perhatian, pengakuan, dan dukungan lebih luas dari pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.

DPP-FKDT mengajak pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan diniyah di Indonesia.

PORSADINAS ke-7 diharapkan menjadi panggung nasional yang memperlihatkan bahwa dari ruang-ruang sederhana Madrasah Diniyah, tumbuh generasi masa depan Indonesia yang religius, kreatif, sportif, dan berprestasi. ***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien