Rangkaian Puncak Ibadah Haji 2026 Dimulai Senin 25 Mei, Kemenhaj Pastikan Tenda dan Fasilitas Armuzna Terpasang Tepat Waktu
MAKKAH – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah sebentar lagi memasuki fase krusial.
Dalam dua pekan lagi, ibadah haji 1447 H akan memasuki fase puncak yang dimulai pada Senin, 25 Mei 2026.
Fase puncak haji adalah saat jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Padang Arafah.
Sebagian jemaah ada yang memulai perjalanan haji dengan Tarwiyah atau mabit (bermalam) di Mina pada 8 Dzulhijjah. Namun mayoritas, jemaah memulai puncak haji dengan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah.
Menurut kalender Pemerintah Arab Saudi, puncak ibadah haji akan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 dengan pelaksanaan wukuf di Arafah, yang menjadi inti ibadah haji.
Setelah wukuf di Arafah, kemudian jemaah haji berpindah ke Muzdalifah untuk mabit, sebelum nanti didorong ke Mina untuk melaksanakan lempar jumrah aqabah.
Selanjutnya pada hari-hari tasyrik 11–13 Dzulhijjah, jemaah haji disunnahkan menjalani mabit di Mina dan melontar tiga jumrah, dengan opsi nafar awal pada 12 Dzulhijjah atau nafar tsani pada 13 Dzulhijjah.
Berikut rincian jadwal puncak ibadah haji 2026, berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) :
* Senin, 25 Mei 2026: Jemaah bergerak dari Makkah ke Arafah
* Selasa, 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah
* Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H
* Kamis, 28 Mei 2026: Hari Tasyrik I
* Jumat, 29 Mei 2026: Hari Tasyrik II (Nafar Awal)
* Minggu, 30 Mei 2026: Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)
Persiapan Pemasangan Tenda dan Fasilitas Armuzna
Kemenhaj yang bekerjasama dengan sejumlah syarikah terus memastikan tenda-tenda dan sejumlah fasilitas untuk jemaah haji di area Arafah, bisa terpasang tepat waktu.
Satgas Armuzna secara rutin terus melakukan pengecekan untuk melihat progres capaian.
Seperti pengecekan kali ini di area tenda yang dibangun oleh Syarikah Al Bait Guest (Dhuyuf Al-Bait), yang memiliki kapasitas mampu menampung sekitar 103 ribu jemaah.
Tenda-tenda ini yang nantinya akan ditempati jemaah haji Indonesia di Arafah pada momen puncak ibadah haji 2026.
“Kami sudah mengecek beberapa tenda, kamar mandi, dan beberapa tempat lainnya,” kata Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj, Laksma TNI (Purn) Ian Heryawan kepada tim Media Center Haji (MCH), Sabtu (9/5/2026).
Dari hasil pengecekan, penyelesaian pemasangan tenda dan fasilitasnya, masih harus dimaksimalkan lagi.
Pihak Syarikah sebagai penyedia layanan menjanjikan seluruh fasilitas di area Arafah ini akan selesai dalam lima hari ke depan.
Ian Heryawan menjelaskan, terdapat beragam ukuran tenda untuk tempat wukuf jemaah haji Indonesia.
Namun dia memastikan kapasitas tenda yang ada akan cukup untuk menampung seluruh jemaah haji Indonesia.
Dia mencontohkan, seperti tenda dengan ukuran sekitar 300 meter persegi, maka akan disiapkan tempat tidur untuk 238 jemaah.
“Kami ingin memastikan, seluruh jemaah haji Indonesia dapat memasuki tenda di Arafah dan dapat melaksanakan ibadah wukuf dengan tenang dan khidmat,” ujar Dirjen. (*/Red/MCH-2026)

