Wisata Anyer

Skema Pemulangan Haji Dimulai 1 Juni, Bagasi Jemaah Dijemput Dua Hari Sebelum Terbang

 

JEDDAH – Maskapai penerbangan Saudia Airlines telah menyelesaikan seluruh proses kedatangan jemaah haji Indonesia fase pertama di Arab Saudi.

Saat ini, Maskapai mulai mempersiapkan untuk tahapan pemulangan ke Tanah Air, pasca selesai Puncak Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Pemulangan perdana dijadwalkan dimulai pada 1 Juni 2026 dengan keberangkatan Embarkasi Batam.

Perwakilan Saudia Airlines, Januar Dishafri, mengatakan proses kedatangan jemaah berjalan lancar hingga kloter terakhir yang mendarat menggunakan penerbangan Surabaya kloter 119.

“Hari ini Saudia Airlines bersama pesawat Surabaya kloter 119 telah menuntaskan fase pertama kedatangan jemaah haji Indonesia. Alhamdulillah seluruh proses berjalan baik dan lancar,” kata Januar di Kantor Urusan Haji Jeddah, Jumat (22/5/2026).

Ia menjelaskan, maskapai kini memfokuskan persiapan pada fase pemulangan jemaah, mulai dari kesiapan operasional penerbangan hingga kondisi kesehatan para jemaah menjelang perjalanan pulang.

Menurutnya, jemaah diminta menjaga kebugaran fisik karena perjalanan kembali ke Indonesia memerlukan stamina yang baik agar seluruh proses perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

“Kami mengimbau seluruh jemaah agar mempersiapkan kondisi fisik dengan baik karena perjalanan pulang juga membutuhkan tubuh yang prima,” ujarnya.

Untuk gelombang pertama kepulangan, Saudia Airlines akan memberangkatkan jemaah melalui Terminal Haji Bandara Jeddah.

Sebanyak 248 penerbangan disiapkan, terdiri atas 127 kloter dari Jeddah dan 121 penerbangan dari Madinah.

Jemaah yang pulang melalui Jeddah berasal dari sejumlah embarkasi seperti Batam, Palembang, sebagian Jakarta, Jakarta-Bekasi hingga Surabaya.

Selain menyiapkan armada penerbangan, pihak maskapai juga mengingatkan ketentuan barang bawaan jemaah.

Penimbangan koper bagasi akan dilakukan 48 jam sebelum jadwal keberangkatan guna mempercepat proses pemeriksaan dan pelabelan bagasi.

Januar meminta jemaah menyiapkan koper lebih awal agar proses penimbangan berjalan tertib. Sementara bagi jemaah yang membawa kursi roda pribadi dari Indonesia diminta memasukkannya ke bagasi utama agar dapat diterima kembali dengan aman saat tiba di Tanah Air.

Saudia Airlines kembali menegaskan larangan membawa air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin karena tidak diperbolehkan dalam aturan penerbangan Arab Saudi.

“Mohon jangan menyimpan air zamzam di koper besar ataupun koper kabin karena itu sudah menjadi aturan penerbangan yang berlaku,” katanya.

Sebagai pengganti, setiap jemaah akan memperoleh satu galon air zamzam berisi lima liter saat tiba di asrama haji di Indonesia.

Di akhir keterangannya, Januar juga meminta jemaah mematuhi seluruh aturan bandara, tidak membawa barang berlebihan, serta menjaga ketertiban selama proses kepulangan berlangsung.

“Patuhi aturan barang bawaan dan tetap menjaga kedisiplinan selama berada di bandara agar proses pemulangan berjalan lancar,” ujarnya.(*/Red/MCH-2026)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien