Hegemoni Tim Eropa dan Amerika Latin Berlanjut di 16 Besar Piala Dunia 2018

FAKTA BANTEN – Fase penyisihan grup Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia sudah berakhir, dan kini memasuki fase knock out atau babak 16 besar. Dari hasil ini, ternyata dominasi tim-tim dari Benua Eropa dan Amerika Latin masih berlanjut pada perhelatan sepakbola terakbar se-dunia tersebut.

Dari 16 tim yang lolos di putaran selanjutnya, terdapat 10 tim dari Benua Eropa yakni; Rusia, Spanyol, Portugal, Prancis, Denmark, Kroasia, Swiss, Swedia, Inggris dan Belgia. Sedangkan 4 tim berasal dari Benua Amerika Latin yaitu; Uruguay, Brazil, Argentina dan Colombia.

Sementara 2 sisanya,1 ticket diraih wakil Benua Amerika Tengah, Meksiko yang lolos karena Jerman gagal menang atas Korea Selatan di laga akhir. Dan 1 ticket terakhir diraih oleh wakil Asia, Jepang. Itupun diraih dengan keberuntungan setelah bersaing dengan wakil Afrika, Senegal. Jepang dan Senegal yang sama-sama meraih 4 poin dan selisih gol yang sama, oleh panitia Jepang diloloskan karena dianggap unggul dalam faktor fair play.

Sejak pertama kalinya perhelatan Piala Dunia digelar di tahun 1930, kompetisi sepakbola paling bergengsi ini seolah menjadi piala bergilir bagi negara-negara dari Benua Eropa dan Amerika Selatan.

Hal ini jelas mengindikasikan kalau negara-negara dari UEFA dan CONMEBOL masih menjadi pusat kekuatan sepakbola dunia. Padahal, olahraga sepakbola sangat populer ke seantereo dunia. Namun faktanya, sejauh ini, hanya negara-negara Eropa dan Amerika Selatan saja yang tercatat mampu meraih lambang supremasi sepakbola dunia tersebut.

Bahkan tidak hanya juaranya, para runner up turnamen yang digelar empat tahun sekali ini juga selalu berasal dari Amerika Selatan atau Eropa. Negara-negara dari konfederasi lain sejauh ini belum bisa banyak mendobrak tradisi atau hegemoni Eropa dan Amerika Latin di partai puncak Piala Dunia.

Sepanjang sejarah, tercatat hanya Amerika Serikat dan Korea Selatan saja yang bisa menembus semifinal, itupun Korea Selatan meraihnya saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002 yang tampil sebagai kekuatan tradisional yang sangat solid.

Bila menilik tren 10 tim asal Eropa yang lolos ke babak 16 besar, pergeseran kekuatan mulai mengarah ke Benua Biru. Eropa secara pasti menumpuk kekuatan mereka untuk merebut hegemoni di kancah dunia. (*/Ilung)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien