Wisata Anyer

Bukan Pertama Aliran Hakekok Muncul di Pandeglang, Sempat Mencuat 2009 Silam

Dikutip dari Antara, jika pada tahun 2009, S (45) seorang pemilik majelis dzikir di Desa Sekon, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang harus dibakar massa lantaran telah mengembangkan ajaran hakekok.

Bahkan, Kepala Desa Sekong waktu itu, Wawan Gunawan menuturkan, jika aktifitas ajaran hakekok sangat meresahkan warga setempat. Sosok S yang disebut mengembangkan ajaran hakekok seringkali menggauli santri-santrinya.

“Santrinya itu dari daerah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten,” kata Wawan dikutip dari Antara pada 9 September 2009 silam.

Senada, Juli (50) warga Desa Sekong pun menuturkan, jika padepokan milik S sering terlihat aneh lantaran mengembangkan ajaran hakekok.

Disebutkan, jika para santri diajarkan cara kawin gaib dan melaksanakan ibadah bareng bersama wanita di tempat yang gelap.

“Kami menduga padepokan itu sebagai tempat mesum, karena dua anak tirinya juga menjadi korban,” tukasnya. (*/YS)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien