Wisata Anyer

Dampak Perbaikan Jembatan di Cisata, Luapan Air Masuk ke Area Halaman Rumah Warga

PT PCM HUT Cilegon

 

PANDEGLANG – Perbaikan jembatan yang berlokasi di Kampung Sindanghayu, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, dikeluhkan warga setempat.

Lantaran pada proses pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut menyebabkan dampak luapan air masuk pada area halaman rumah warga.

Tb. M. Afandi warga setempat mengatakan, bahwa pada proses pelaksanaan perbaikan pembangunan jembatan yang tidak jauh dari rumah yang ditempatinya itu menyebabkan luapan air tersebut masuk ke halaman rumahnya.

“Saya berharap terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan jembatan untuk dapat mencarikan solusinya, agar air tersebut tidak membanjiri halaman rumahnya yang ada tempat beternak ikan,” katanya kepada faktabanten.co.id, Senin, (5/8/2024)

Lanjut TB. M. Afandi menyampaikan, kalau ini terus dibiarkan khawatir akan berdampak terhadap rumahnya akan roboh.

“Saya khawatir rumah yang saya tempati takut roboh, dikarenakan adanya luapan air tersebut dari dampak pengerjaan jembatan,” ujarnya.

PT Sankyu HUT Cilegon

Tb. M. Afandi sebagai warga setempat yang terdampak dari pembangunan perbaikan jembatan, dikarenakan genangan air dari perbaikan jembatan meluap ke bekalang dan samping rumah. Jika kalau turun hujan air tersebut akan semakin meluap.

Ia berharap pihak pelaksana dapat melakukan komunikasi dengan warga yang terdampak dari pembangunan jembatan satu ini. Apa lagi di lokasi samping rumahnya itu ada tempat sarana umum seperti untuk mandi, mencuci pakaian yang biasa dipergunakan untuk keperluan warga.

“Kami sebagai warga mengucapkan terima kasih sudah dilakukan perbaikan jembatan, akan tetapi di sisi lain seharusnya pihak pelaksana untuk dapat berkomunikasi dengan warga yang terdampak, dikarenakan ada salah satu sarana umum yang biasa dipakai oleh keperluan masyarakat umum,” terangnya.

Pj, Kepala Desa (Kadis) Pasir Eurih Kecamatan Cisata, Dede Rista mengatakan, bahwa untuk pelaksanaan kegiatan perbaikan pembangunan jembatan tersebut belum ada koordinasi dengan Pemerintah Desa.

“Mulai dari awal pelaksanaan sampai menyebabkan ambrolnya perbaikan jembatan tersebut pihak pelaksana tidak ada yang berkoordinasi dengan Pemdes setempat,” tuturnya.

Bahkan ada warga setempat juga yang mengadu ke Pemerintah Desa Pasir Eurih soal luapan air ke halaman samping rumahnya dari dampak proses pelaksanaan perbaikan pembangunan jembatan.

“Iya betul ada warga yang mengeluh soal dampak dari pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, karena samping rumah hingga belakang rumahnya ada luapan air dari pekerjaan jembatan,” pungkasnya. (*/Riel)

Dindik Cilegon HUT
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien