TMMD ke-128 Kodim Cilegon Sulap Lahan Tidur Jadi Area Pertanian

CILEGON – Kodim 0623/Cilegon terus memperkuat program ketahanan pangan melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026.
Salah satu langkah nyatanya dilakukan dengan menggarap lahan tidur di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.
Lahan milik Dinas Pertanian Kota Cilegon seluas 10 hektare tersebut sebelumnya tidak produktif dan dipenuhi semak belukar.
Saat ini, sekitar 2 hektare mulai disiapkan untuk ditanami jagung sebagai tahap awal pengelolaan.
Pembersihan lahan dilakukan secara bertahap bersama masyarakat setempat dan kelompok tani yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian di wilayah tersebut.
Danramil 2301/Cilegon, Mayor Inf Usman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang terintegrasi dalam pelaksanaan TMMD ke-128.

“Kegiatan ini kebetulan Kodim Cilegon ada TMMD ke 128 ada bagian kegiatan untuk ketahanan pangan yang dilaksanakan di Kelurahan Bulanan Cibeber Kota Cibeber,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh lahan yang disiapkan mencapai 10 hektare, namun baru 2 hektare yang mulai digarap karena kondisi lahan masih dipenuhi semak dan membutuhkan proses pembersihan.
“Lahan seluas 10 hektar, yang digarap untuk tahap sekarang itu baru dua hektar, kondisi lahan masih semak belukar diperkukan pembersihan, pengemburan,” jelasnya.
Menurutnya, tahapan pengolahan lahan dimulai dari pembersihan area, penggemburan tanah, pembuatan bedengan, hingga pemberian pupuk awal sebelum memasuki masa tanam.
“Lahan sendiri nanti akan diatanami jagung, untuk pembukaan lahan dilakukan bersama warga kebetulan ada disana ada kelompok tani yang sudah sering menggarap lahan dikelurahan bulanan bersama masyarakat lain juga,” tambahnya.
Mayor Usman berharap, lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Harapanya kami dari Kodim memfasilitasi lahan yang tidak produktif menjadi produktif agar bisa membantu masyarakat mendapatkan hasilnya,” tandasnya.***


