Gelar Aksi di Halaman Gedung KPK, Ini Tuntutan PMII Pandeglang

Sankyu ktq

 

JAKARTA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pandeglang gelar aksi demontrasi di halaman gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (25/05/2023).

Aksi dilakukan mendesak agar KPK segera memanggil Bupati Pandeglang terkait dugaan kekeliruan LHKPN.

Ketua PMII Pandeglang, Hendri Syahadi menyebut aksi unjuk rasa ini dilakukan semata-mata bentuk kekecewaan mahasiswa dan masyarakat terhadap KPK perihal  kinerjanya yang sampai saat ini belum juga memanggil Bupati Pandeglang yang diduga telah melakukan korupsi dengan adanya kejanggalan LHKPN.

”Saya kecewa terhadap kinerja KPK, karena sampai saat ini belum juga melakukan pemanggilan terhadap Bupati Pandeglang yang diduga telah melakukan korupsi dari kejanggalan LHKPN,” ungkap Hendri Syahadi.

Ak
Dinas

Masih dikatakan Hendri, sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa, adanya dugaan-dugaan yang beraroma korupsi di Kabupaten Pandeglang ini, seperti jual beli jabatan, bahkan dalam birokrasi dan terdengar serta menjadi lelucon di kalangan birokrasi.

”Sudah terasa dan sudah terdengar, bahkan menjadi lelucon di kalangan birokrasi, dan ini semua berdampak terhadap kemajuan kabupaten Pandeglang, karena pembiayaan kenaikan jabatan yang begitu sangat fantastis sehingga tidak ada terobosan untuk pembangunan kabupaten Pandeglang. Ditambah kondisi infrastruktur yang sampai saat ini belum bisa selesai,” kata Hendri Syahadi.

Selain itu ia menambahkan di Kabupaten Pandeglang masih banyak kesenjangan sosial yang terjadi diantaranya pelecehan seksual, infrastruktur, tempat pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.

Aep mahasiswa lainya menambahkan bahwasanya, ia pernah mendengar adanya kongkalikong antara oknum Bupati Pandeglang dengan KPK.

“Kami harap KPK segera turun ke Pandeglang banyak kejanggalan yang selama ini dibiarkan, buktinya sampai saat ini KPK belum juga memanggil Bupati Pandeglang, namun saya tegaskan jika KPK dalam waktu satu minggu ini tidak memanggil Irna Narulita maka kami akan melakukan aksi lagi di depan gedung KPK,” terangnya. (*/Gus)

PDAM