GMNI Minta Pemkab Pandeglang Audit Pelayanan di RSUD Berkah

Loading...

 

PANDEGLANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesian (GMNI) Pandeglang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang untuk melakukan audit terkait pelayanan publik pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah.

“GMNI Pandeglang merasa penting untuk memastikan kebijakan publik yang selaras dengan kebutuhan masyarakat,” kata Hata Ketua DPC GMNI Pandeglang, Kamis, (25/4/2024).

Audit sosial yang diusulkan oleh GMNI Pandeglang bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program dan kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam konteks pemberian pelayanan publik terhadap masyarakat.

“Dalam rangka menyambut hari otonomi daerah, GMNI Cabang Pandeglang dengan tegas mengajukan seruan untuk melakukan audit sosial terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” imbuhnya.

Sankyu rsud mtq

Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang dalam menjalankan amanah otonomi daerah,

“Tugas Bupati Pandeglang harus berjalan dengan misi yang tertuang dan di sepakati dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026,” tegasnya.

Lanjut Hata, audit sosial ini bukan hanya sekedar alat untuk menyoroti ketidakberesan dalam implementasi kebijakan publik, dalam aspek kesehatan, pendidikan serta infrastuktur.

“Sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih baik terhadap pelayanan publik,” terangnya.

PCM

Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Kabupaten Pandeglang menjadi awal dalam melaksanakan audit sosial tersebut, karena berdasarkan laporan masyarakat banyak menyampaikan keluh kesah terhadap pelayanan kesehatan.

Audit sosial ini yang melatarbelakangi oleh Kondisi objektif di lapangan sehingga di perlukan adanya sebuah gerakan sebagai tanda pengingat bagi pembuat kebijakan, agar perumusan, pelaksanaan kebijakan publik harus di implementasi dengan mengutamakan khalayak.

Untuk ke depannya pasti kita akan melakukan hal yang serupa dengan aspek-aspek yang berbeda tentunya.

“GMNI Pandeglang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan ikut berperan aktif dalam proses audit sosial dengan melibatkan partisipasi masyarakat yang luas,” tuturnya.

Tidak hanya itu, diharapkan hasil audit sosial dapat menjadi dasar untuk penyusunan rekomendasi dan perbaikan kebijakan yang lebih berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara substansial tidak hanya sekedar prosedural semata

“Kami berharap diadakannya audit sosial ini dapat mengutamakan pelayanan publik,” pungkasnya

Dikatakan Sekretaris DPC GMNI Pandeglang, Maulana Yusuf Amrullah, kegiatan yang diawali dengan analisis sosial perihal hak-hak dan kebutuhan medis pasien yang berada di RSUD Berkah Pandeglang.

“Dengan penyebaran brosur keluhan warga atas pelayanan yang ada di Rumah Sakit tersebut,” terangnya.

Bahkan di temukan permasalahan yang tampak namun tidak dengan langsung di tangani dengan cepat, seperti pelayanan pasien kritis, pasien rawat jalan dan berbagai fasilitas yang kurang terawat, obat-obatan yang kurang tersedia hingga profesionalisme para tenaga medis.

“Hal tersebut sehingga menjadi sebuah kendala bagi kenyamanan dan hak hidup warga masyarakat,” ungkapnya. (*/Riel)

Bank bnten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien