Ketua PGRI Pandeglang Sebut Kegiatan HUT Selain dari Donatur, Anggota juga Iuran RP 60 Ribu Perorang

 

PANDEGLANG – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pandeglang, Yuskiah mengatakan kegiatan perayaan HUT PGRI ke 77 di Alun – Alun Kabupaten Pandeglang selain anggaranya dari donatur/sponsor, anggota juga iuran Rp 60 Ribu perorang.

“Semua sudah minta maaf, termasuk PGRI juga sama, panitia pak Endang hal ini dilakukan untuk menjawab keresahan dan kekisruhan publik. Mohon maaf kekhilafan semuanya,” ujarnya saat menyampaikan ke Fakta Banten, Sabtu, (3/12/2022).

Tidak hanya itu ia juga menjelaskan adanya kedekatan antara PGRI dan Koprasi Sabar subur milik pak Endang ia memaparkan, hal itu terjalin karena nasabah koperasinya banyak dari tenaga pendidik.

Sankyu ks

Ia juga menjelaskan, adanya tuduhan pengarahan kepada dirinya agar guru-guru pinjam ke koprasi tersebut itu tidak benar, dirinya tidak pernah memaksa siapa yang mau pinjam atau tidak.

“Saat kegiatan HUT PGRI memang pak Endang banyak membantu meski memang tidak keseluruhan. Karena kami juga untuk acara itu iuran para anggota sebesar Rp 60 Ribu perorang untuk kebutuhan seluruh kegiatan itu,” jelasnya.

Lanjut, Yuskiah menjelaskan, tidak pernah dirinya secara pribadi mendapatkan atau diberi kelebihan oleh pak Endang bila ada guru-guru yang pinjam ke koperasinya namun diluar omong orang pasti banyak, mendapatkan bonus setiap ada guru yang pinjam atau perbulannya, ada juga pak Endang membantu organisasi saja.

“Dengan kejadian kemarin dalam perayaan HUT PGRI di alun – alun saya sudah cape menjelaskan persoalan ini. Saya berharap semua bisa saling memaafkan, karena semua sudah di panggil termasuk panitia kemarin sudah melaporkan pertanggungjawaban kegiatan,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya kegiatan HUT PGRI yang diwarnai dengan adanya joget dan sawer biduan yang dilakukan oleh orang yang berseragam batik PGRI membuat banyak kecamanan oleh publik. (*/Gus)