Kritisi Rencana Sepeda Listrik Untuk RT/RW di Pandeglang, Aktivis: Bukan Itu yang Dibutuhkan Masyarakat

 

PANDEGLANG – Aktivis Pandeglang sayangkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang yang seperti tidak serius dalam membangun kesejahteraan masyarakat Pandeglang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Imang Purnawan kepada Fakta Banten saat ditemui di Kantor Jurnalis NasionaI Indonesia Pandeglang, Senin (08/08/2022).

“Terkait pengadaan Sepeda Motor Listrik untuk RT/RW, saya rasa itu tidak efektif dan efisien. Mengapa? Karena yang dibutuhkan Masyarakat hari ini itu bukanlah itu,” ungkapnya.

Karena yang sekarang dibutuhkan oleh Masyarakat Pandeglang itu menurutnya adalah sejahteranya guru-guru di Sekolah, jalan yang rusak, masih banyaknya rumah yang tak layak huni, beasiswa bagi yang tidak mampu, dan lain sebagainya.

“Anehnya, mengapa anggota DPRD di Pandeglang malah seperti tidak ada suaranya. Apa jangan-jangan karena mereka jarang turun ke lapangan, sampai akhirnya untuk menyikapi kebijakan yang amburadul saja tidak bisa,” lanjutnya.

Selain itu, ia juga menduga adanya unsur politis dalam pengadaan SML tersebut untuk menjelang pesta Demokrasi di Tahun 2024 mendatang.

“Setiap tujuan itu memang baik, cuma ini agak terkesan politis. Padahal ada hal yang saya rasa cukup prioritas untuk segera diwujudkan, mengapa harus keukeuh ke pengadaan? Mobil Pemadam KEBAKARAN aja kalau ngga salah Pandeglang cuma punya dua unit,” tambahnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh stakeholder untuk mempertimbangkan kebijakan yang dinilai olehnya cukup konyol tersebut.

“Otak-otak pejabat kita terlalu antik karena jarang dipake kayaknya, yok geh coba kita fikirkan baik-baik lagi, sekonyol ini masa hati nurani kita masih tidak tersentuh juga,” pungkasnya. (*/Muklas)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien