Mirisnya Jalan Wisata Carita yang Penuh Tambal Sulam

Gerindra Nizar

PANDEGLANG – Masyarakat Carita keluhkan akses jalan yang banyak lubang, karena hal tersebut kerap terjadi kecelakaan lalulintas akibat memilah dan memilih jalan.

Frengky, salah satu warga Carita mengatakan, kondisi jalan raya di Carita yang rusak dan berlubang tersebut dilalui para wisatawan baik domestik maupun mancanegara, namun kondisinya sangatlah memprihatinkan.

Akses utama yang digunakan itu terlihat berlubang dan penuh dengan tambalan, selama ini kata Frengky, jalan di sekitaran Carita hanya diperbaiki dengan cara tambal sulam.

Fraksi serang

“Hampir 19 tahun Banten berdiri jalan Labuan – Anyer jadi saksi di mana orang bisa mengakses dan berakses, jalan ini juga jadi tempat lalu-lalang para wisatawan baik domestik maupun mancanegara, tapi kadang ada yang aneh dan janggal tambal sulam terus dilakukan dan yang kita liat ini (sambil menunjukkan jalan yang di lubangi hendak ditambal-red) adalah potret tambal sulam yang bikin pengguna bertanya-tanya kapan jalan ini diperbaiki dan kapan lobang-lobang ini ditutup,” katanya.

Fraksi

Lebih lanjut, kata dia, jalan ini sudah digali beberapa minggu lalu, namun belum juga dilakukan penambalan, akibatnya para pengguna jalan harus memilih jalan untuk menghindari lubang-lubang tersebut.

“Banyak pengguna jalan harus memilih dan memilah jalan menghindari jalan berlubang, akhirnya supaya tidak bertabrakan dan kecelakaan salah satunya harus mengalah dan menginjak lubang-lubang itu,” ucapnya.

Ia berharap ada keseriusan dari pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan jalan tersebut agar memberikan kenyamanan pada para pengendara roda dua ataupun roda empat. Apalagi jika jalan tersebut diperbaiki tanpa tambal sulam.

“Cuma tambal sulam, hanya itungan bulan sudah hancur lagi, karena yang lewat mobil-mobil besar dengan indek 22/30 tonan,” jelasnya. (*/Dave)

Gerindra kuswandi